Walau Baik bagi Kesehatan, 4 Dampak Kebanyakan Kafein Ini Serius

Sumber: medium

Teh dan kopi adalah minuman yang sangat sehat, dengan kandungan kafein yang bisa meningkatkan mood, metabolisme, serta performa mental dan fisik Anda. Studi menunjukkan bahwa kafein sangat aman dikonsumsi bagi kebanyakan orang jika dalam jumlah yang rendah atau sedang. Akan tetapi, dosis yang terlalu tinggi bisa berbahaya. Anda yang pecinta kopi dan teh harus berhati-hati terhadap dampak kebanyakan kafein ini.

Inilah 4 Dampak Kebanyakan Kafein yang Buruk bagi Kesehatan Anda

Kecemasan

Kecemasan Kronis
sumber: akuinginsukses

Salah satu dampak kebanyakan kafein yang paling utama adalah timbulnya kecemasan berlebih. Hal ini terjadi karena efek adenosin, sebuah bahan kimia di otak yang membuat Anda merasa lelah. Di saat yang sama, ini bisa memicu pelepasan adrenalin, hormon yang terkait dengan peningkatan energi. Pada dosis yang tinggi, efek ini bisa menyebabkan kecemasan dan kegugupan yang cukup parah.

Bahkan, gangguan kecemasan karena kafein adalah salah satu sindrom terkait kafein yang terdaftar pada Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), yang dipublikasikan oleh American Psychiatric Association. Konsumsi kafein per hari yang lebih besar dari 1.000 mg bisa menyebabkan kegugupan, gerakan-gerakan tidak tenang, dan gejala-gejala serupa di kebanyakan orang. Untuk individu yang sensitif dengan kafein, bahkan konsumsi dalam jumlah sedang saja bisa berakibat seperti ini.

Insomnia

Sumber: lifestyle
Sumber: lifestyle

Salah satu dari kualitas kafein yang membuat banyak orang mengkonsumsi kopi adalah kemampuannya membantu peminumnya tetap terjaga. Akan tetapi, di sisi lain, dampak kebanyakan minum kafein adalah sulitnya tidur nyenyak. Studi menunjukkan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan waktu yang dibutuhkan untuk tertidur. Selain itu, ini juga bisa mengurangi total waktu tidur, terutama di kalangan orang berusia lanjut. Namun, konsumsi kafein yang rendah atua sedang tidak akan berpengaruh terlalu banyak, bahkan kepada orang-orang yang sering mengalami insomnia.

Jangan lupa bahwa kafein bukan hanya ada di kopi dan teh, tetapi juga di soda, cokelat, minuman bernergi, dan berbagai jenis medikasi. Bahkan, sekaleng minuman berergi saja bisa mengandung 500 gram kafein. Selain itu, Anda juga harus ingat bahwa jumlah kafein yang bisa Anda konsumsi dengan aman bergantung pada genetik dan faktor-faktor lain. Rata-rata, kafein akan menetap pada tubuh Anda selama lima hingga enam jam.

Masalah Pencernaan

Sumber: naturalon
Sumber: naturalon

Banyak orang yang menemukan bahwa secangkir kopi di pagi hari bisa membuat buang air besar lancar. Efek ini dikarenakan pelepasan gastrin, hormon di perut yang mempercepat aktivitas usus besar. Namun, kopi non-kafein juga memiliki dampak serupa. Sedangkan, kafein sendiri membantu buang air besar dnegan meningkatkan gerakan peristalsis. Karena itu, kafein dosis tinggi bisa menyebabkan tinja encer dan bahkan diare pada beberapa orang. Jika dampak kebanyakan kafein ini Anda rasakan karena minum banyak cangkir kopi, cobalah menggantinya dengan teh.

Pelepasan Sel-Sel Otot

satu cangkir kopi

Rabdomiolisis adalah sebuah penyakit yang sangat serius. Serat-serat otot yang rusak memasuki aliran darah, sehingga menyebabkan kegagalan ginjal dan masalah-masalah lainnya. Biasanya, penyakit ini disebabkan trauma, infeksi, penyalahgunaan narkoba, dan gigitan ular atau serangga beracun. Namun, ada juga beberapa laporan bahwa rabdomiolisis terkkait dengan dampak kebanyakan kafein, meskipun ini tidak sering.

Dalam sebuah kasus, seorang wanita mengalami nausea, muntah, dan urine yang menggelap setelah meminum satu liter kopi yang mengandung 565 kafein. Untungnya, setelah ditangani dengan obat-obatan dan cairan, wanita tersebut selamat. Dalam kasus-kasus lain, rabdomiolisis bisa mengancam nyawa.

Minum kopi memang bermanfaat, tetapi hati-hatilah selalu terhadap dampak kebanyakan kafein!

Beri Komentar Anda

komentar