Selain Menguras Emosi, Ini Dampak Negatif Bila Membenci Pekerjaan

Tidak mudah untuk mengakui bila Anda membenci pekerjaan. Implikasinya pun bisa sangat mengganggu. Sebagian orang mungkin mengabaikan masalah ini, namun faktanya ada pengaruh tersembunyi ketika Anda membenci pekerjaan. Efeknya menyebabkan stres dan berimbas pada orang-orang yang Anda sayangi, atau bahkan risiko dipecat dari perusahaan.

Kenali Indikasi Anda Mulai Membenci Pekerjaan

Tiap orang tentu pernah mengalami kebosanan di tempat kerja dan kariernya pun mengalami pasang surut. Tetapi, apakah Anda mulai merasa cemas pada Minggu malam karena enggan berangkat kerja hingga akhirnya datang terlambat di hari Senin pagi?

Atau Anda merasa jengkel atau memiliki dendam pada bos? Bila hal tersebut Anda rasakan maka ini indikasi Anda membenci pekerjaan. Imbasnya, bisa menurunnya produktifitas dan komitmen kerja.

Membenci Pekerjaan Bisa Menumbuhkan Stres

Stres karena benci dengan pekerjaan bisa berdampak sangat besar. Ada tekanan untuk menyembunyikan negativitas saat bekerja. Hal ini membuat Anda harus menghadapi tuntutan dan perlakuan dengan cara yang keliru. Perubahan mood dalam kondisi ini sering terjadi. Bahkan, kemarahan dan frustasi dapat tumbuh.

Berusaha untuk kuat dan diam dapat menguras energi emosi Anda. Bila sedang kesal, bisa jadi suami/istri atau anak-anak bisa jadi korban. Atau, jika sudah parah Anda akan lari pada hal-hal yang negatif.

Baca Juga: Lakukan Cara-Cara Ini Saat Anda Merasa Benci dengan Pekerjaan Sekarang

Munculnya Gejala Fisik yang Mengganggu Kesehatan

Dalam terminologi medis, kata “somatizing” berarti mengekspresikan konflik psikologis melalui tubuh. Stres emosional ini seringkali muncul dengan bahu yang tegang, sakit punggung dan perut yang tidak nyaman. Level yang lebih tinggi dapat merusak pertahanan tubuh sehingga Anda menjadi lebih mudah sakit.

Ketegangan yang berkelanjutan juga dapat membuat seseorang kehilangan konsentrasi dan kehabisan tenaga. Kondisi ini pun dapat memicu seseorang melakukan kesalahan kerja hingga menyebabkan kecelakaan kerja.

Memberikan Implikasi Sosial

Benci dengan pekerjaan tanpa disadari juga dapat memiliki implikasi sosial. Ketika rutinitas kerja memburuk, kehidupan pribadi Anda juga semakin memburuk. Situasi ini pun cenderung terbawa pada perilaku dan hubungan setelah jam kerja. Bahkan, Anda dapat menyakiti orang lain tanpa Anda sadari. Biarpun berusaha untuk terlihat baik-baik saja, namun gelagat Anda menyatakan hal yang sebaliknya.

Dampak sosial lain yang juga harus diperhatikan adalah menarik diri dari aktivitas normal. Anda lebih suka menghabiskan waktu sendiri daripada membiarkan kesengsaraan meluap di depan umum. Atau, Anda meyakinkan diri sendiri bahwa lebih baik melakukan apapun sendiri daripada membebani orang lain. Isolasi sosial ini pada akhirnya dapat memperburuk perasaan Anda.

Segera Lakukan Tindakan Nyata

Ketika Anda benci dengan pekerjaan, kurangnya motivasi akan muncul dalam upaya kerja Anda. Bos dan rekan kerja tentu menuntut jawaban dari Anda. Sebelum membiarkan hal buruk tidak dapat diperbaiki lagi, pertimbangkan opsi yang tersedia. Ada cara dasar untuk mengatasi semua itu.

Yaitu, hadapi dan hidup apa adanya, bicara dengan bos dan lihat bila kondisi ini dapat diperbaiki, berusaha untuk mendapat perubahan dari orang lain dan bukannya dari bos, atau bila situasinya benar-benar tanpa harapan, mau tidak mau Anda harus keluar dari pekerjaan. Di sini, Anda dapat membuat batasan seberapa besar pekerjaan dapat mengganggu kehidupan pribadi Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here