DevOpsDays Jakarta 2020 Perkuat Pondasi Modern IT di Indonesia

DevOpsDays Jakarta 2020 mendorong kemunculan para praktisi DevOps di Indonesia. (FOTO: dok. DevOps Indonesia)

Pelaku bisnis berbasis teknologi tak bisa lagi menutup mata akan peran DevOps. Kontribusi DevOps dibutuhkan Untuk mempercepat delivery layanan Teknologi Informasi (TI), mulai dari pengembangan aplikasi, ujicoba hingga otomasi infrastruktur. Pasalnya, pengembangan aplikasi dewasa ini tak lagi dengan sistem Waterfall. Tak pelak, minat akan ilmu pengetahuan mengenai DevOps semakin tinggi seperti yang tampak pada DevOpsDays Jakarta 2020 yang diadakan oleh DevOps Indonesia.

Konferensi DevOps terbesar di Indonesia yang digelar selama dua hari, 11-12 Maret 2020, kemarin ini menyedot minat para praktisi DevOps, maupun dari kalangan mahasiswa yang tertarik untuk memelajari DevOps. Untuk menjangkau mahasiswa, DevOpsDays Jakarta 2020 melakukan konferensi live streaming pada hari pertama.

Live streaming dilakukan di tiga titik, yaitu BRI Corporate University, Universitas Indonesia, dan Universitas Bina Nusantara. Ini merupakan konferensi live streaming yang dilakukan DevOpsDays Jakarta yang digelar untuk kali ketiganya. Strategi ini berhasil menarik perhatian para mahasiswa yang menghadiri live streaming di lokasinya masing-masing.

Tingginya antusias mahasiswa dalam DevOpsDays Jakarta 2020 ini diharapkan akan melahirkan lebih banyak talenta-talenta DevOps di Indonesia. Mengingat peran DevOps semakin dibutuhkan oleh industri teknologi. Pasalnya, secara teknis, DevOps akan melakukan otomatisasi dari proses testing, deployment, dan staging.  

Baca Juga: Mau Jadi Ahli DevOps? Ikuti DevOpsDays Terbesar di Indonesia

Dengan cepatnya perubahan yang terjadi di pasar, perusahaan harus pintar mengambil langkah untuk menjawab permintaan pasar terkait produk aplikasinya. Nah, untuk itulah, DevOps memastikan agar komunikasi antara Developer dan Operational terjaga dengan baik. Sehingga proses pengembangan produk berjalan sesuai arah dan cepat.

“Saya percaya DevOps akan menjadi pondasi yang kuat dari modern IT untuk mendukung penyampaian value dengan rapid pada bisnis,” tandas Hananto Wibowo, selaku core organizer DevOps Indonesia.

Hananto Wibowo (Founder DevOps Indonesia, kanan) bersama para pemenang Secure Code Warrior. (FOTO: dok. DevOps Indonesia)

Selain konferensi live streaming, DevOpsDays Jakarta 2020 menghadirkan para pembicara DevOps handal pada, Kamis (12/3). Kupasan mengenai seluk beluk DevOps seperti pentingnya proses automation, code coverage, hingga mitos dan fakta mengenai DevOps dipaparkan para pembicara kepada para peserta yang memenuhi Main Hall BRI Corporate University, Jakarta Selatan.

Konferensi yang digelar selama dua hari ini merupakan acara puncak dari DevOpsDays Jakarta 2020 yang disponsori oleh BRI, NaradaCode, Packet System, Dynatrace, Allianz Indonesia, F5 Network, Elastic, NETPOLEON, Shopee Indonesia, dan PagerDuty.

Sebelum konferensi digelar, DevOpsDays Jakarta 2020 menggelar workshop “Deploying NGINX as an API Gateway” pada, Selasa (10/3). Workshop ini dibawakan oleh Alexander Marcell, System Engineer F5 Network. Alexander memberikan insight proses manajemen NGINX API, implementasinya dalam proses deployment, dan penanganan kesalahan pada prosesnya. 

Selain konferensi dan workshop, DevOpsDays Jakarta 2020 ini juga dimeriahkan dengan turnamen Secure Code Warrior. Turnamen yang dihelat pada, Kamis (5/3) ini, mengajak para talenta berpotensi di bidang security untuk menyelesaikan tantangan dalam mencari vulnerabilities yang ada dalam barisan code yang disediakan melalui platform kompetisi Secure Code Warrior.

Turnamen ini diikuti 35 tim dari kalangan mahasiswa dan praktisi. Hasilnya, lima tim keluar menduduki posisi teratas dan memenangkan total hadiah senilai Rp30 juta. Sementara itu, Juara I direbut oleh R.O.P dari Universitas Diponegoro dan Amikom Yogyakarta, Juara II oleh Devoops dari Universitas Indonesia, dan Juara III jatuh kepada Kuhaku dari Universitas Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here