Dilema Karyawan Milenial yang Sering Jadi Penyebab Stres

Beragam dilema karyawan milenial kerap menjadi masalah yang rasanya datang tiada henti. Tuntutan pekerjaan yang cukup tinggi sering kali tidak diimbangi dengan kesiapan mental seseorang. Akibatnya, para karyawan milenial pun rentan terkena stres.

Bukan hanya karena masalah besar, kadang dilema karyawan milenial yang sederhana ini juga rentan menimbulkan stres loh. Kejadian-kejadian ini pasti sering kamu rasakan saat sedang bekerja deh.

Ingin Resign Kerap Menjadi Dilema Karyawan Milenial

Saat sudah tiga hingga lima tahun bekerja, sindrom ingin resign biasanya muncul. Banyak sekali alasannya, mulai dari pekerjaan tidak cocok, ingin mengejar passion, hingga lelah dengan tekanan kerja. Masalahnya, keinginan untuk resign kerap tidak dibarengi dengan kesiapan rencana yang baik.

Meski sudah sangat tidak betah bekerja dan ingin resign, kamu tetap saja belum punya pekerjaan baru. Ada kalanya kamu tergoda untuk mengambil keputusan terlalu terburu-buru dengan resign. Padahal, akar masalah dari sikap kerjamu pun belum kamu selesaikan.

Malas Masuk Kerja, Tetapi Pekerjaan Menumpuk

Dilema karyawan milenial selanjutnya adalah malas bekerja. Kejenuhan yang terus-menerus terjadi pasti membuat karyawan enggan atau malas bekerja. Berangkat ke kantor pun menjadi sesuatu yang terkesan amat berat untuk dilakukan.

Di sisi lain, rasa malas tersebut harus berbenturan dengan pekerjaan yang menumpuk. Niat hati ingin bolos kerja dengan ijin sakit, tetapi nanti sama saja malah menambah beban kerja saat sudah masuk. Dilema semacam ini pasti pernah atau bahkan sering kamu alami kan?

Baca Juga: Tips Membuat Karyawan Milenial Berbahagia di Tempat Kerja

Dilema Karyawan Milenial soal Keuangan: Ingin Menabung, Tapi Uang Habis untuk Senang-Senang

Masalah keuangan milenial juga tidak kalah pelik. Banyak karyawan milenial berkeinginan mampu mandiri secara finansial hingga usia pensiun kelak. Kenyataannya, gaji kadang hanya sebatas lewat karena sering habis untuk bersenang-senang atau memenuhi lifestyle semata.

Beberapa milenial berkilah bahwa loyal membelanjakan uang adalah bentuk dari mencintai diri sendiri. Padahal, bentuk reward untuk diri sendiri itu bermacam-macam loh. Tidak harus melulu belanja atau traveling untuk melampiaskan rasa frustrasi bekerja.

Niatnya Menjauh dari Bergosip, Tapi Itu adalah Hiburan Pelepas Stres di Kantor

Mau menjauhkan diri dari kegiatan bergosip, tetapi kalau tidak ikut gabung mengobrol dikira sombong. Dilema karyawan milenial seperti ini juga pasti sering kamu alami. Jelas-jelas tahu kalau bergosip tidak ada manfaatnya, eh tetap saja dilakukan.

Ironisnya, bergosip kadang digunakan sebagai kegiatan pelepas stres dan penat di kantor. Bagi orang-orang yang kurang hiburan saat bekerja, bergosip akan dijadikan solusi paling praktis. Semoga kamu tidak menjadi orang yang candu bergosip di kantor ya!

Dilema karyawan milenial mana yang paling sering kamu alami selama bekerja? Jangan hanya meratapi dilema ya, usahakan cari jalan keluar agar semangat bekerja kembali!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here