Dipecat Tanpa Alasan: Bagaimana Cara Mengatasi Keputusan Buruk Ini?

Tidak ada kata-kata tepat yang dapat digunakan untuk menggambarkan momen ketika tiba-tiba Anda dipecat tanpa alasan. Marah, kecewa, dan sedih bercampur aduk. Emosi seperti rollercoaster ini bisa membuat siapapun merasa bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.

Bila Anda harus menghadapi masalah dipecat tanpa alasan, atau terkena PHK secara mendadak, ada beberapa langkah yang perlu Anda pertimbangkan.

Tetap Tenang dan Hubungi Rekan Kerja

Ketika Anda dipecat tanpa alasan, kemungkinan dalam beberapa hari setelah itu Anda akan di rumah dan masih penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada Anda. Biarpun situasi Anda terasa pahit, hal pertama yang seharusnya Anda lakukan adalah memikirkan kembali dan bersikap jujur pada diri sendiri. Apakah ada alasan kenapa Anda dipecat? Apakah manajer atau HR menjelaskan alasan dibalik pemecatan tersebut?

Bila Anda telah memeras otak untuk mendapatkan penjelasan, namun tidak menemukan jawaban, mengatur rencana untuk bertemu dengan rekan kerja yang Anda percaya menjadi langkah bijaksana. Mereka dapat mendukung Anda dan bahkan memberi penilaian yang jujur tentang kinerja Anda yang membuat Anda mendapatkan ide kenapa Anda dipecat tanpa alasan.

Baca Juga: Red Flag! 5 Tanda Anda Akan Dipecat dari Pekerjaan

Periksa Kembali Kontrak Kerja Anda             

Dengan asumsi Anda tidak melakukan poin di atas, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa kembali kontrak kerja dan kaji dengan hati-hati. Paling tidak, di sini Anda memiliki arahan bila Anda memang tidak melakukan kesalahan, atau alasan pemecatan dianggap tidak masuk akal. Biasanya, kontrak kerja diterapkan secara periodik, misalnya, per 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, dan selanjutnya.

Analisa Bila Anda Diberhentikan secara Tidak Adil

Bila Anda telah memeriksa kontrak Anda dan tidak ada alasan kenapa bos memecat Anda, ada kemungkinan bila Anda dipecat tanpa alasan dan ini tidak adil. Ada beberapa contoh ketika hal ini terjadi, seperti,

  • Bila kontrak Anda menjanjikan keamanan kerja setelah berhasil melewati masa percobaan.
  • Anda dipecat untuk mencegah Anda mengumpulkan komisi atau promosi yang dijanjikan.
  • Anda diberhentikan karena mengambil cuti hamil.
  • Anda dipecat karena mengekspos malpraktik perusahaan.
  • Anda dipecat karena alasan diskriminasi, seperti ras, gender, agama, atau usia.
  • Dipecat tanpa alasan juga dapat terjadi ketika Anda dipaksa untuk mengakhiri kontrak kerja Anda karena lingkungan kerja Anda atau perilaku bos Anda.

Ambil Tindakan Hukum

Di berbagai negara, mengambil tindakan hukum adalah hal yang umum bila seseorang dipecat tanpa alasan, dan sebagai karyawan pun dapat menantang keputusan ini dengan menyewa pengacara. Cara ini memang berisiko karena siapapun ketika diberhentikan dan ingin mencari pekerjaan baru memerlukan rekomendasi atau referensi dari perusahaan sebelumnya.

Bila Anda memiliki catatan buruk tentang hal tersebut, calon bos mungkin justru malah menghindari untuk mempekerjakan Anda. Oleh karena itu, pikirkan dengan bijak tentang risiko tersebut agar Anda tidak mengalamai masalah di kemudian hari. Namun, bila Anda dapat membuktikan Anda tidak bersalah, paling tidak nama Anda akan bersih kembali.

Pertimbangkan Opsi untuk Move On

Dipecat tanpa alasan yang jelas memang menyakitkan dan membuat stres. Namun penting untuk Anda ingat bila Anda masih punya masa depan. Tidak ada alasan untuk terpuruk karena bila Anda percaya dengan skill dan pengalaman kerja yang Anda miliki, Anda akan tetap punya peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Jadi, bersiaplah untuk melakukan interview kerja di tempat yang baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here