Dituduh Melakukan Kesalahan di Kantor, Harus Bagaimana?

Terjadi kesalahan fatal di kantor dan entah bagaimana mulanya Anda dituduh melakukan kesalahan. Waduh! Wajar sih bila Anda merasa shock karena ini berkaitan dengan reputasi Anda di tempat kerja. Wajar juga Anda merasa tidak adil. Bagaimana jika Anda tidak bisa membersihkan nama Anda? Langkah-langkah berikut bisa Anda tempuh.

Investigasi Kejadian yang Dituduhkan kepada Anda

Apa yang Anda rasakan ketika mendengar tuduhan tersebut? Tentu saja kaget, bukan? Anda juga bingung dan bertanya-tanya kenapa rekan kerja berpikir bila Anda adalah pelakunya. Kekhawatiran ini bisa memengaruhi kinerja dan emosi Anda.

Setelah semua reaksi dan emosi tersebut teratasi, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mendengar secara seksama. Apa hal spesifik yang membuat Anda dituduh melakukan kesalahan di kantor. Kapan dan di mana kesalahan tersebut terjadi? Dan siapa saja yang terlibat?

Kemudian, nyatakanlah bahwa Anda tidak bersalah dengan tenang. Tetap diam pada situasi seperti ini dapat disalahartikan oleh rekan kerja. Bila diberi kesempatan, jelaskan dengan singkat mengapa Anda tidak bisa dijadikan sebagai orang yang pantas dicurigai. Atau, mintalah waktu untuk mengumpulkan bukti.

Dokumentasikan Prosesnya

Bergantung dari seberapa serius tuduhan tersebut, bos Anda mungkin akan menganggapnya sebagai masalah formal hingga melibatkan Human Resource Department (HRD). Tidak peduli apakah ini masalah formal atau tidak, dokumentasikan apa yang terjadi pada diri Anda. Buatlah catatan tentang kapan dan bagaimana tuduhan itu dilayangkan pada Anda. Tuliskan apa yang menurut Anda dikatakan oleh rekan kerja.

Baca Juga: Nyebelin, Ini Attitude Buruk yang Bikin Jengkel Rekan Kerja!

Memori bisa memudar, jadi Anda perlu melakukan ini dengan cepat sepanjang proses dokumentasi. Apakah Anda ingin merekamnya untuk mengurangi kesalahpahaman? Tanyakan pada rekan kerja yang menuduh Anda untuk menuliskan keluhan mereka dan mengirimkannya via email pada Anda. Bila rekan kerja tidak mau, ambil inisiatif dan mengirim email pada mereka untuk mencatat detail sanggahan Anda pada mereka.

Kumpulkan Bukti Pendukung

Sebelum Anda benar-benar menyanggah saat dituduh melakukan kesalahan oleh rekan kerja, ulas kembali untuk memastikan ada bukti valid. Cari catatan, email, teks, atau dokumen tertulis lain yang relevan. Tunjukkan posisi Anda dan apa yang sedang Anda lakukan ketika kesalahan terjadi. Dengan cara ini, Anda pun bisa membela diri jika orang lain terus-menerus menyalahkan Anda.

Jadwalkan Pertemuan untuk Mendiskusikan Masalah

Tunggu beberapa hari untuk mendinginkan suasana. Kemudian buat janji dengan orang yang menurut Anda bisa membersihkan nama Anda. Bawa bukti fisik dan ingatlah poin-poin penting yang ingin Anda buat. Selama melakukan diskusi, cobalah untuk tetap tenang dan fokus pada intinya. Kembalikan masing-masing prasangka dengan bukti-bukti yang telah Anda miliki.

Langkah selanjutnya, tanyakan kepada mereka apakah bukti yang Anda punya cukup untuk menutup masalah ini. Jika demikian, mintalah pada mereka apakah dapat membuat kesimpulan secara tertulis. Tetapi, jika mereka tidak yakin, tanyakan hal apa yang perlu dilakukan untuk membuktikan bahwa tuduhan tersebut tidak terbukti.

Konfrontasi Siapa yang Menurut Anda Bersalah

Di tengah kondisi seperti ini, bisa jadi pelaku utama tidak terjamah. Bila Anda benar-benar tahu siapa biang kerok dan punya bukti, hadapi langsung orang tersebut dengan menyodorkan semua bukti yang Anda miliki. Reputasi Anda adalah hal penting karena profesionalitas kerja Anda sekarang sedang dipertanyakan. Dengan cara ini, nama Anda pun bisa dibersihkan.

1 COMMENT

  1. Pernah kejadian seperti ini. Sudah melakuka seperti yg ditulisa pada artikel. Namun sebagai junior tetap saja percuma untuk membela diri, walau pun sudah menceritakan alur permasalahan. Pada akhirnya tetap keputusan atasan tidak bisa di ganggu gugat :’)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here