Transformasi ke Persaingan Digital, Allianz Perbanyak Karyawan Milenial

Sumber: dok. Allianz Indonesia

Profesi apa yang terlintas di benak kamu mengenai industri asuransi, semisal di Allianz Indonesia? Apakah profesi agen asuransi? Itu saja? Eits, tunggu dulu, ada banyak profesi unik yang menantang kamu, generasi milenial, untuk berinovasi sebagai karyawan milenial di industri asuransi lho.

Agen asuransi yang memasarkan dan mendistribusikan produk asuransi memang bagian terbesar dan penting dalam sebuah bisnis asuransi. Pasalnya, agen asuransi adalah pihak yang langsung berhubungan dengan nasabah.

Tapi, industri asuransi adalah sebuah industri yang progresif. Terlebih dengan perkembangan teknologi sekarang ini yang turut mendorong perusahaan asuransi untuk mentransformasikan produknya secara digital agar mampu bersaing dengan pasar yang mulai diramaikan oleh fintech.

Untuk itu, talenta-talenta di bidang teknologi menjadi target kebutuhan yang dicari perusahaan penyedia jasa asuransi, termasuk Allianz Indonesia.

Baca Juga: Pesatnya Pertumbuhan Bisnis Digital, Tingkatkan Minat Talent Bidang IT

Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer Allianz Indonesia (Foto: Mega.Fransisca/Job-Like Magazine)

Hal ini pun diungkapkan oleh Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer Allianz Indonesia, ketika ditemui Job-Like Magazine di Allianz Tower, Jakarta Selatan.

Menurutnya, informasi mengenai pergeseran kebutuhan tenaga spesialis di industri asuransi masih belum diketahui banyak orang, terutama di kalangan mahasiswa. Imej perusahaan asuransi masih dikenal sebagai industri konvensional yang dihuni karyawan “pemain lama”. 

Nggak semua mahasiswa tahu pekerjaan di asuransi itu apa, malah banyak yang berpikir bekerja di asuransi itu menjadi agen, padahal nggak semuanya agen. Begitu banyak new profession yang kita butuhkan, seperti UI/UX, programmer, social media expert,” bilang Karin.

“Itu profesi yang 10 tahun lalu belum ada. Jadi, kita butuhkan mahasiswa-mahasiswa dari berbagai jurusan untuk melirik industri asuransi sebagai potensi karier kerja mereka nantinya,” sambungnya.

Sosialisasi mengenai kebutuhan spesial talent pun dilakukan Allianz Indonesia ke kalangan mahasiswa. Sehingga ke depannya akan semakin banyak generasi milenial yang tertarik bergabung menjadi karyawan Allianz.

57 Persen Karyawan Allianz Indonesia Sekarang adalah Karyawan Milenial

Sumber: dok. Allianz Indonesia.

Persentase karyawan milenial di Allianz Indonesia saat ini diakui Karin sudah mencapai 57 persen. Dominasi dari kalangan milenial ini tak hanya terasa di level staf, pun di posisi level managemen. Sementara itu, 60 persen agen yang tergabung juga merupakan generasi milenial.

Dominasi karyawan milenial di Allianz Indonesia merupakan bentuk adaptasi yang dilakukan pihak managemen untuk mengatasi persaingan di era digital. Alhasil, transformasi kerja fleksibel pun diterapkan Allianz Indonesia. Sehingga prinsip work-life balance bisa dinikmati karyawan.

“Untuk generasi milenial, mungkin ekspektasinya di dunia kerja agak berbeda dengan generasi yang sebelumnya. Contohnya, jam kerja, tuntutannya lebih fleksibel. Allianz sudah melakukan itu hampir satu tahun. Kita ada flexi time. Jadi, Senin sampai Kamis bekerja dari jam 8-6, hari Jumat kita bisa half day,” jelas Karin.

“Dengan flexi time ini membantu kita untuk work-life balance, mengurus anak, traveling, sosialisasi,” imbuhnya.

Baca Juga: Gimana Sih Cara Mendapatkan Work-Life-Balance Alias Hidup Seimbang?

Keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi juga ditawarkan pihak manajemen bagi karyawan working-mom. Pekerja wanita yang baru memiliki anak di bawah usia empat tahun diberikan kemudahan melalui servis daycare pada musim Hari Raya. 

Working-mom tidak lagi kebingungan ketika asisten rumah tangganya mudik di Hari Raya. Mereka bisa membawa anak-anaknya untuk dititipkan di sebuah ruangan rapat yang telah diubah menjadi ruang daycare sementara. 

“Buat ibu-ibu yang bekerja bisa nitip anak, biasanya dua minggu sebelum dan sesudah Lebaran. Kita datangkan profesional daycare, kita siapkan ranjang untuk tidur siang, mereka bisa beraktivitas. Pas makan siang kita tengok,” ujar Karin.

Menarik ya kerja di Allianz Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here