Yuk, Hentikan Doomscrolling Saat Pandemi agar Tidak Makin Parno!

Mencari berita-berita terbaru kini bisa dilakukan secara mudah dengan ujung jarimu. Maklum saja, gadget yang canggih dan koneksi internet yang memadai memang mempermudah segalanya. Namun, hal tersebut juga memicu doomscrolling (juga dikenal dengan istilah doomsurfing) terutama di masa pandemi ini.

Istilah doomscrolling memang masih asing bagi sebagian besar orang. Padahal, banyak orang melakukannya secara tak sadar hingga menimbulkan kerugian bagi diri sendiri.

Apa yang Dimaksud dengan Doomscrolling?

Doomscrolling adalah kecenderungan mencari berita-berita buruk selama berselancar di internet. Kebiasaan ini semakin gencar dilakukan banyak orang pada masa pandemi karena wabah penyakit menular tersebut menjadi salah satu ketakutan terbesar di seluruh dunia. Orang-orang yang terbiasa mencari berita buruk biasanya akan kesulitan beralih dari gadget-nya hingga berjam-jam. Proses browsing pun dilakukan berpindah-pindah dari satu media online atau media sosial ke media lainnya.

Menurut penuturan Ken Yeager, psikiater di Wexner Medical Center Ohio State University, manusia memang tertarik pada hal-hal negatif sebagai salah satu cara untuk menghindari ancaman. Kendati demikian, kebiasaan mencari berita negatif harus diminimalkan karena bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang serius serta perasaan tak nyaman.

Baca Juga: Mask Anxiety: Kecemasan yang Terjadi Saat Harus Menggunakan Masker

Hati-Hati dengan Dampak Buruk yang Mengintaimu!

Beberapa penelitian menyatakan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan bisa meningkatkan risiko kesepian dan depresi. Hal tersebut bahkan bisa lebih buruk jika kamu terbiasa melakukan doomscrolling. Kebiasaan menelusuri berita-berita negatif berisiko menyebabkan beberapa hal berikut ini:

  • Mencetuskan gangguan tidur dan nafsu makan berlebihan.
  • Menstimulasi sekresi hormon kortisol dan adrenalin yang menyebabkan stres.
  • Risiko komplikasi penyakit lainnya seperti maag, gangguan jantung, diabetes, dan obesitas.

Bagaimana Cara Terbaik Mengatasi Doomscrolling?

Kalau kamu mulai sadar bahwa kamu melakukan doomscrolling secara berlebihan, sebaiknya kamu melakukan beberapa cara ini untuk mengatasinya:

  • Membatasi intensitas penggunaan gadget, misalnya hanya satu jam dalam sehari. Urusan pekerjaan harus menjadi prioritasmu saat menggunakan gadget.
  • Jika sedang senggang, gunakan gadget untuk hal-hal positif misalnya mempelajari tips Do It Yourself (DIY), mendengarkan podcast, atau bermain game.
  • Cobalah melakukan aktivitas hobi yang variatif selain menggunakan gadget, misalnya memasak, berkebun, merawat hewan peliharaan, atau berolahraga di sekitar rumah.
  • Bergaul dengan lingkungan yang positif dan tidak memiliki kekhawatiran berlebihan terhadap hal-hal negatif.

Jangan sampai doomscrolling bikin kamu jadi gampang parno, ya.

Melakukan antisipasi itu boleh, tetapi bukan berarti kamu harus resah berlebihan dalam menghadapi segala hal di sekitarmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here