Duh, Perawatan Wajah dengan Telur Mentah Ternyata Bahaya!

Apakah kamu pernah melakukan masker wajah dengan telur mentah? Perawatan wajah menggunakan bahan alami memang menjadi pilihan banyak wanita. Pasalnya, bahan alami diyakini tidak menyebabkan efek samping karena bebas bahan kimia.

Namun, hentikan segera bila kamu terbiasa menggunakan bahan alami tertentu untuk perawatan wajah. Kamu harus memeriksa terlebih dahulu apakah bahan tersebut cocok dengan kondisi kulit.

Melansir Women’s Health Magazine UK, Dr Mona Gohara, juga menyebutkan beberapa bahan alami yang sebaiknya tak digunakan untuk perawatan wajah karena ancaman bakteri, seperti penggunaan telur mentah. Nah, lho!

Telur Mentah

Telur mentah (khususnya putih telur) dikenal sebagai bahan perawatan wajah untuk mengecilkan pori-pori. Namun, telur mentah bisa saja terkontaminasi bakteri salmonella yang menyebabkan keracunan makanan.

Faktanya, FDA mengatakan bahwa hampir 80 ribu kasus penyakit yang ditularkan melalui makanan tiap tahun disebabkan oleh telur yang terkontaminasi salmonella.

Baca Juga: Benarkah Kulit Kering Penyebab Keriput? Temukan Jawabannya di Sini!

Lemon

Kamu mungkin pernah mendengar olesan perasan lemon bisa mengantikan toner untuk kulit. Fungsinya diyakini mengatasi jerawat dan menghilangkan bintik-bintik hitam.

Ironisnya, lemon bersifat asam dan dapat mengubah pH kulit, menghancurkan lapisan pelindung kulit sehingga menyebabkan radang, iritasi, bahkan menimbulkan bekas luka.

Air perasan lemon juga menyebabkan kulit lebih sensitif terhadap sinar UV. Hal ini juga berlaku untuk perasan lemon yang dicampur air. Jadi, kamu masih berminat?

Air perasan lemon juga menyebabkan kulit lebih sensitif terhadap sinar UV. Hal ini juga berlaku untuk perasan lemon yang dicampur air. Jadi, kamu masih berminat?

Mayones Tidak Baik untuk Perawatan Wajah

Mayones sebelumnya dikenal sebagai pelembab wajah yang cocok untuk kulit kering. Namun, Gohara menyarankan agar kamu menggunakan pelembab wajah yang biasa digunakan. Menggosokkan mayones ke kulit memang tidak berbahaya, akan bisa menyumbat pori-pori.

Jika kulit kamu cenderung berjerawat, cobalah menggunakan madu yang mengandung anti-bakteri yang bersifat menenangkan.

Jika kamu cenderung memiliki kulit berminyak atau kombinasi, mungkin kamu berpikir alkohol yang digosokkan tipis-tipis dapat membantu mengeringkan tambalan yang licin, terutama dalam keadaan darurat.

Hindari Alkohol untuk Perawatan Wajah

Namun, alkohol adalah bahan yang terlalu keras untuk dijadikan bahan perawatan wajah. Menggosok alkohol dapat menghilangkan lipid, protein, dan lemak esensial yang melindungi kulit. Akibatnya kulit wajah jadi lemah dan rentan terhadap peradangan.

Soda Kue

Kamu mungkin pernah mendengar soda kue (sering dicampur dengan madu) sebagai obat penghilang jerawat atau bahan scrub alami. Gohara menyarankan untuk tidak menggunakan bahan ini karena soda kue bersifat basa dan dapat mengubah pH kulit. Akibatnya, zat ini dapat merusak lapisan atas kulit sehingga mengundang bakteri dan kotoran lainnya masuk.

Kayu Manis

Ketika seorang vlogger menyarankan untuk membuat masker kulit dengan kayu manis dan madu, banyak pengikutnya yang mengalami iritasi dan terbakar. Penyebabnya, kayu manis mengubah pH kulit Anda, layaknya air perasan lemon dan soda kue. Akibatnya, kayu manis akan menyebabkan lapisan penghalang kulit terganggu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here