Selebrasi 15 Tahun L’Oreal-UNESCO for Women in Science

ilmuwan perempuan
Keempat Penerima Penghargaan L'Oreal UNESCO Women For Science 2018

Tahun ini merupakan tahun kelima belas L’Oreal Indonesia mendukung perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya sains melalui program L’Oreal-UNESCO for Women in Science. L’Oreal Indonesia memberikan dukungan khusus terhadap ilmuwan perempuan Indonesia, yang memegang peranan penting dalam memberikan solusi bagi tantangan di masa depan.

Menurut data UNESCO tahun 2017, Indonesia memiliki jumlah mahasiswa perempuan lulusan bidang sains sebanyak 52%, tetapi hanya 35% dari lulusan tersebut yang melanjutkan studi bidang sains hingga mencapai gelar doktor. Sedangkan, jumlah ilmuwan perempuan di Indonesia hanya sekitar 31%. Angka ini lebih rendah dibandingkan dari jumlah ilmuwan perempuan di Filipina dan Thailand yang mencapai lebih dari 50%.

Sejak tahun 2004, L’Oreal Indonesia telah memberikan penghargaan dan pendanaan penelitian terhadap 53 ilmuwan perempuan Indonesia. Presiden Direktur L’Oreal Indonesia, Umesh Phadke pada malam penganugerahan menuturkan, Indonesia memiliki potensi yang cukup besar dalam perkembangan bidang ilmu pengetahuan.

“Bisnis kami menjual “science in a jar.” Semua produk yang kami berikan untuk publik berdasarkan pada sains. Jadi, kami terus berkomitmen untuk mendukung peran ilmuwan perempuan bagi kehidupan manusia melalui penemuan-penemuan mereka,” ujarnya.

Dalam penyelenggaraan program UNESCO For Women in Science 2018, ada 63 proposal penelitian dari ilmuwan perempuan untuk mengikuti fellowship ini. Berdasarkan penilaian para juri, ada 4 nama ilmuwan yang patut menjadi penerima penghargaan dan dana penelitian dari L’Oreal Indonesia. Mereka adalah Athanasia Amanda Septevani, Ph.D (Pusat Penelitian Kimia LIPI), DR. Yessie Widya Sari, M.Si (Dosen Departemen Fisika Institut Pertanian Bogor), Sylvia Ayu Pradanawati, Ph.D (Kepala Lembaga Penjamin Mutu Internal Universitas Surya), dan Korri Elvanita El Khobar, Ph.D (Peneliti di Lab Hepatitis Lembaga Eijkman).

Job Like Magazine menemui salah satu ilmuwan dan peneliti penerima penghargaan L’Oreal UNESCO for Women in Science

Dr. Yessie Widya Sari, M.Si menjadi salah satu orang yang berbahagia pada event penganugerahan L’Oreal UNESCO For Women in Science, Kamis (8/11/2018) malam. Ia melakukan penelitian pemanfaatan protein Mikroalga sebagai material pintar pada pengemas produk makanan dan pertanian.

Dr. Yessie Widya Sari, M.Si (kedelapan dari kiri) bersama perwakilan pemenang L’Oreal UNESCO Women For Science dari tahun ke tahun.

Penelitian yang dilakukan oleh Alumnus Wageningen University Belanda ini, dilatarbelakangi kepedulian terhadap triple P; people, planet, dan profit. Kemasan makanan berbasis bioplastik diharapkan dapat mengatasi penggunaan plastik sintesis untuk melestarikan produk pertanian. Ditemani oleh keluarga, Yessie menerima penghargaan sebagai satu dari 4 ilmuwan perempuan terpilih, yang berhak mendapatkan dana penelitian sebesar Rp 90 juta.

“Saya melihat L’Oreal juga memberikan kesempatan kepada kami untuk melakukan inovasi dalam berbagai bidang dan mereka sangat mengapresiasi itu. Dengan dana penelitian yang diberikan, saya akan mewujudkan salah satu mimpi saya yaitu membuat bioplastik dengan menggunakan limbah dari produksi biodiesel mikroalga,” ungkapnya.

Beri komentar Anda tentang artikel ini