Ibu Hamil, Ada Etikanya Lho dalam Mengumumkan Kehamilan di Kantor

Kehamilan merupakan anugerah istimewa bagi semua pasangan suami istri. Bila Anda berstatus sebagai wanita karier, bukan hanya keluarga dan sahabat yang patut mengetahui kabar bahagia tersebut. Anda pun wajib mengumumkan kehamilan di kantor sebagai bentuk profesionalitas.

Sebelum mengumumkan kehamilan di kantor, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal penting berikut ini:

Atasan Harus Tahu Lebih Dahulu

Sumber: Career Addict

Anda pasti memiliki rekan-rekan kerja yang akrab di kantor. Pertemanan dengan rekan kerja dan klien bisnis di media sosial pun terjalin dengan baik. Namun, tetap saja atasan Anda harus menjadi orang pertama yang mengetahui kabar kehamilan Anda. Karena atasan merupakan pihak yang berwenang mengatur beban kerja dan izin cuti Anda. Setelah atasan tahu, barulah Anda bisa mengumumkan kabar bahagia tersebut kepada rekan-rekan kerja maupun klien bisnis.

Waktu yang Tepat untuk Memberi Tahu

Sumber: Baby Bonus

Idealnya, Anda bisa mengumumkan kehamilan di kantor saat sudah mengakhiri trimester pertama. Namun, bila Anda mengalami morning sickness parah sejak awal kehamilan, Anda mesti memberitahukannya lebih awal. Supaya atasan dan rekan-rekan kerja tidak kewalahan dengan kondisi Anda. Kabar kehamilan tersebut akan membuat rekan kerja dan atasan maklum dengan kondisi kesehatan yang menurun.

Tetap Menjaga Profesionalitas

Sumber: Hello Sehat

Kehamilan bukanlah alasan untuk mengabaikan profesionalitas. Ada tetap harus menyelesaikan pekerjaan dengan baik seperti biasa. Jika Anda mengalami sedikit kesulitan, jangan ragu meminta bantuan rekan kerja. Maka rekan-rekan kerja pun pasti tak segan memberi bantuan sesuai kapasitas mereka. Anda tak ingin dianggap sebagai wanita karier yang lemah hanya karena sedang hamil, kan?

Baca Juga: Baik untuk Janin! Ini Dia Manfaat Minyak Zaitun saat Digunakan Selama Hamil

Mencari Tahu tentang Hak Selama Hamil

Sumber: Career Addict

Setelah mengumumkan kehamilan di kantor, Anda juga bisa mulai mencari tahu hak-hak Anda selama hamil dan pasca melahirkan. Biasanya setiap perusahaan memiliki aturan tersendiri tentang cuti hamil dan penggajian selama cuti. Selain mencari tahu hak-hak tersebut, Anda juga bisa mulai memperkirakan waktu cuti. Supaya pekerjaan yang Anda tangani tidak terbengkalai ketika Anda cuti.

Menyiapkan Proses Pengalihan Pekerjaan

Sumber: The Muse

Saat nanti Anda akan cuti hamil, semua pekerjaan Anda pasti akan ditangani oleh rekan-rekan kerja lainnya. Jadi, Anda harus cermat menyiapkan proses pengalihan pekerjaan. Jangan lupa menginformasikan dokumen dan kontak-kontak penting yang berkaitan dengan pekerjaan. Selain mempermudah rekan-rekan kerja, masa cuti Anda pun akan lebih tenang. Karena Anda tidak akan terganggu oleh pertanyaan seputar pekerjaan.

Masa bahagia yang dimulai dari momen mengumumkan kehamilan di kantor harus membuat Anda tetap profesional. Terutama bila Anda tidak ada rencana berhenti bekerja setelah melahirkan. Pastikan bahwa pekerjaan Anda tak terganggu sedikit pun saat Anda hamil maupun pasca melahirkan nanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here