Pahami Etika Selesai Magang Ini untuk Menunjukkan Profesionalitas

Aktivitas magang di suatu perusahaan atau startup pasti akan selesai sesuai kesepakatan yang telah ditentukan. Entah kontribusi Anda benar-benar selesai atau justru terbuka kesempatan diangkat menjadi karyawan tetap. Apa pun keputusan akhirnya, proses selesai magang harus dilalui dengan baik untuk menunjukkan profesionalitas Anda.

Beberapa etika selesai magang ini memang tidak tertulis. Namun, Anda harus memahami dan melakukannya sesaat sebelum masa magang usai:

Jangan Berhenti Mendadak

Sama seperti karyawan lainnya, anak magang juga punya hak untuk berhenti dari pekerjaan. Bisa karena masa magang sudah selesai atau merasa kurang cocok dengan tempat magang tersebut. Sesaat sebelum selesai magang, usahakan untuk memberi tahu rekan-rekan kerja atau atasan. Idealnya, Anda mesti memberitahukan keputusan berhenti minimal dua minggu atau sebulan sebelum benar-benar berhenti magang.

Mengembalikan Semua Fasilitas Kantor

Selama magang, mungkin Anda diberi fasilitas untuk mempermudah aktivitas kerja. Misalnya, kendaraan bermotor, gadget, atau barang-barang lainnya. Tentu saja fasilitas tersebut mesti Anda kembalikan bila sudah selesai magang. Jangan sampai ada fasilitas yang tertinggal dan membuat Anda dicari-cari oleh rekan kerja. Hal tersebut akan memberikan kesan kurang baik bagi diri Anda sendiri.

Menyelesaikan Tanggung Jawab Sebaik Mungkin

Kalau Anda sudah memutuskan selesai magang dalam waktu dekat, berarti Anda juga wajib menyelesaikan tanggung jawab terlebih dahulu. Jangan bermalas-malasan karena merasa akan segera keluar dari perusahaan. Hubungan baik dengan perusahaan harus tetap terjaga meskipun Anda sudah tidak magang. Jadi, tunjukkan semua tanggung jawab bisa diselesaikan dengan baik sebelum Anda menyudahi masa magang.

Baca Juga: Khawatir Tak Lulus di Masa Percobaan Kerja? Ini Tipsnya!

Mengikuti Prosedur yang Ditetapkan Perusahaan

mengundurkan diri dari perusahaan

Anda mesti mencari tahu tentang prosedur selesai magang yang ditetapkan perusahaan. Biasanya, Anda akan diminta membuat surat resign, menjalani exit interview, atau sejumlah prosedur lainnya. Selesaikan semua prosedur dengan baik sehingga Anda bisa menyelesaikan proses magang tanpa beban. Perusahaan pun akan menyimpan rekam jejak profesional Anda.

Hindari Office Drama

Mungkin Anda memutuskan keluar sebagai anak magang karena mengalami masalah internal di perusahaan. Namun, bukan berarti Anda boleh menunjukkannya ketika mengajukan izin berhenti. Menangis, marah-marah, atau menceritakan hal buruk tentang rekan kerja tentu bukanlah sikap yang baik. Justru Anda harus memperlihatkan sikap tenang dan profesional walaupun sudah tidak betah di perusahaan tersebut.

Sikap profesional harus dilatih sejak Anda masih berstatus sebagai anak magang. Maka Anda akan bertumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan kerja apa pun setelah magang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here