Duh, Hewan-Hewan Ini Terpaksa Berevolusi karena Terancam Mati

Jika diperhatikan, hewan-hewan yang ada saat ini telah berevolusi. Meski tidak selalu kasat mata, namun proses evolusi pada hewan tersebut terjadi akibat kondisi nyawa mereka yang terancam. Lantas, hewan apa saja yang telah berevolusi? Berikut ulasan selengkapnya.

Gajah

Menurut hasil penelitian, seiring berjalannya waktu, gajah telah melakukan evolusi, yakni dengan tidak menumbuhkan gadingnya. Secara psikologis para gajah menyadari bahwa nyawanya sangat terancam karena gading mereka.

Para gajah pun berevolusi dengan menanggalkan gadingnya agar tidak diburu oleh manusia. Sayangnya, tanpa gading, gajah akan sulit menjaga keseimbangan tubuhnya sendiri. Alhasil, gajah yang telah berevolusi tanpa gading akan tumbuh secara tidak sehat. Wah, sedih ya.

Kecoa

Karena kerap dianggap sebagai hama, sering kali para petani menggunakan pestisida untuk membasmi kecoa dalam jumlah besar. Merespon hal ini, kawanan kecoa juga telah melakukan evolusi dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka.

Baca Juga: Miris, Beberapa Jenis Hewan Asli Indonesia Ini Sudah Terancam Punah

Alhasil, kecoa yang hidup di sekitar sawah atau lokasi pertanian menjadi sedikit kebal dengan pestisida. Hal ini terungkap dari pengakuan seorang petani di Jepang yang mendapati tanamannya gagal panen akibat kawanan kecoa yang tidak mati akibat semprotan pestisida.

Bahkan, petani tersebut mengaku bahwa dirinya telah menyemprotkan pestisida dalam jumlah besar yang mematikan. Namun masih ada kecoa yang selamat. Setelah di teliti, ternyata benar bahwa kecoa tersebut telah berevolusi sehingga menjadi lebih tahan dari pestisida.

Badak

Badak merupakan jenis hewan yang sudah sangat terancam punah. Bahkan, demi menjaga eksistensinya, ada beberapa jenis badak yang melakukan evolusi dengan tidak menumbuhkan culanya.

Cula badak sendiri menjadi incaran para pemburu karena disinyalir memiliki kandungan yang sangat berkhasiat sebagai obat. Harga cula badak di pasar gelap pun sangatlah mahal. Sehingga tak heran jika badak terus diburu untuk diambil culanya.

Padahal, cula badak sendiri berfungsi sebagai perlindungan dirinya dari serangan predator. Dengan hidup tanpa cula, maka badak di alam liar akan menjadi lemah dan tidak bisa melindungi dirinya dari serangan predator. Alhasil, populasi badak di alam liar akan semakin menurun.

Ikan

Diketahui bahwa ada jenis ikan yang telah berevolusi agar mampu bertahan hidup di air yang tercemar oleh limbah. Jenis ikan tomcod atlantik yang banyak hidup di sungai hudson merupakan salah satunya.

Ikan tomcod atlantik terpaksa harus berevolusi untuk bertahan hidup di air yang tercemar oleh limbah pabrik. Setelah diteliti, ikan tomcod atlantik telah menghilangkan enam pasang DNA dalam gennya agar mampu bertahan hidup dalam kondisi air yang tercemar.

Awal mulanya, banyak sekali ikan tomcod atlantik yang mati mengenaskan di sungai hudson akibat limbah pabrik. Namun, lambat laun, ikan ini berevolusi agar mampu bertahan hidup.

Alhasil, rantai makanan menjadi tidak seimbang. Lambat laun para predator yang memangsa ikan tomcod atlantik juga akan mati akibat kandungan limbah yang terdapat pada ikan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here