Tren Clean Beauty, Fakta Menarik dan Bagaimana Cara Menerapkannya

Tren clean beauty semakin ramai dibicarakan. Tren clean beauty diterapkan kaum wanita yang peduli dengan kesehatan dan lingkungan. Tren clean beauty adalah produk kecantikan yang bebas dari bahan sulfat, paraben, formaldehid, ftalat, dan minyak mineral.

Permasalahannya, produk kecantikan yang beredar di pasaran masih banyak mengandung bahan kimia yang berisiko tinggi pada kesehatan pemakainya.

Oleh karena itu, konsumen harus lebih cerdik dalam memilih produk yang ramah lingkungan dan baik untuk kulit. Perlu kamu ketahui, produk yang dibuat dari bahan alami, seperti tanaman, mineral atau hewan dapat dimodifikasi secara minimal.

Produk “natural” tidak selalu berarti lebih sehat karena sebagian senyawa alami juga dapat membahayakan kulit. Kamu juga perlu jeli ketika membeli produk organik.

Produk yang diberi label organik ini berarti bahan dan formulany diproduksi tanpa pestisida berbahaya. Ada aturan tertentu untuk menjadikannya sebagai produk organik.

Misalnya, aturan yang menyebut bahan yang disebut organik harus mengandung sekitar 70-95 persen bahan organik.

Baca Juga: 5 Tips Lebih Bijak dalam Belanja Kosmetik, Perempuan Wajib Tahu!

Jadi, Apa Maksud dari Tren Clean Beauty?

Brand kecantikan menggunakan istilah “clean” untuk menandakan bahwa produk tidak mengandung bahan tertentu (alami atau sintetis) yang dianggap kontroversial atau tidak aman, seperti paraben dan talc. Masalahnya, tanpa regulasi yang jelas, masyarakat umum sulit untuk membedakannya.

Lalu, bagaimana cara untuk bisa benar-benar menerapkan tren clean beauty untuk perawatan kulit sehari-hari?

  • Lakukan pemeriksaan pada bahan yang digunakan. Untuk menyelami lebih dalam tentang apakah sebuah produk berbahaya atau tidak, lakukanlah pemeriksaan label kemasan tiap kali kamu membeli produk kosmetik apapun. Jadi, kamu tahu bahan-bahan apa saja yang digunakan untuk membuat produk kecantikan tersebut dan kamu bisa mempertimbangkan apakah produk tersebut akan menciptakan reaksi alergi atau sensitif atau tidak.
  • Pilih produk yang bebas pewangi dan pewarna. Produk yang tidak mengandung pewangi atau pewarna, secara alami lebih baik bagi lingkungan karena menggunakan lebih sedikit bahan. Bahkan pewangi dari sumber alam pun dapat menyebabkan reaksi. Plus, brand tidak diminta untuk mencantumkan bahan dalam “fragrance” pada label sehingga dalam beberapa kasus tidak ada cara untuk mengetahui apa yang ada dalam produk tersebut.
  • Pilih kemasan yang lebih minimalis. Semakin minimalis sebuah kemasan, semakin baik untuk bumi. Jika memungkinkan, carilah produk dengan komponen lebih sedikit dan tanpa bagian atau material yang tidak dapat didaur ulang, serta unsur seperti kotak luar.
  • Beli green beauty yang menawarkan gives back. Salah satu cara yang cukup unik untuk menerapkan tren clean beauty adalah dengan membeli produk yang sebagian hasil penjualannya disumbangkan atau berkontribusi untuk penyelamatan lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here