Ferarri Cepat di Tikungan, Bottas Butuh Mobil dengan Downforce Lebih Baik

Ferarri Cepat di Tikungan, Bottas Butuh Mobil Dengan Downforce Lebih Baik
Sumber: formula1

Valterri Bottas berharap Mercedes mampu menjadikan mobil-mobilnya lebih cepat di tikungan jika tak ingin mengalami kesulitan di paruh musim kedua.

Musim ini tim Ferarri telah banyak melakukan pembenahan baik di sektor mesin maupun di sisi aerodinamika mobil. Di sektor mesin, tim yang bermarkas di Maranello, Italia, baru saja mengupgrade mesin mereka sebelum jeda musim panas tiba (jelang GP Inggris).

Sedangkan di sisi aerodinamika para teknisi Ferarri telah berhasil meningkatkan downforce-nya sehingga mobil-mobil Ferarri bisa keluar dari tikungan dengan lebih cepat.

Alhasil Ferarri kembali mendominasi podium di balapan Hungaria. Posisi pertama dan kedua masing-masing diraih oleh Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen. Sedangkan Mercedes hanya menempatkan Valtteri Bottas di podium dengan Lewis Hamilton menyusul di belakangnya.

Tak urung hasil yang didapatkan di GP Hungaria membuat Valtteri Bottas gusar dan berharap Mercedes bisa menemukan cara agar mobilnya bisa lebih gesit saat melewati tikungan.

“Jelas kami punya banyak pekerjaan, (Ferarri) cepat di tikungan dan kami juga harus bisa seperti mereka, kami harus bekerja memaksimalkan downforce, itu yang utama,” ungkap Bottas seperti dikutip Motorsport.

Pasca istirahat musim panas nanti balapan F1 akan digelar berturut-turut di Belgia dan Italia. Meski demikian, justru sirkuit Marina Bay, Singapura, yang dikhawatirkan akan menyebabkan mobil-mobil Mercedes kembali mengalami kesulitan.

“Ada banyak sirkuit yang butuh downforce tinggi. Spa butuh efesiensi, sedangkan Monza downforce nya rendah, lalu Singapura butuh downforce tinggi lagi,” ujar Bottas.

Musim lalu Mercedes sebenarnya mencatatkan hasil yang tak begitu mengecewakan di Singapura. Saat itu Nico Rosberg dan Lewis Hamilton berhasil naik podium. Masing-masing di posisi pertama dan ketiga. Untuk tempat kedua ditempati oleh pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo.

Sedangkan Ferarri hanya berhasil menempatkan pembalapnya masing-masing di urutan keempat dan kelima (Kimi Raikkonen dan Sebastian Vettel).

Meski demikan, hasil yang didapatkan di GP Singapura tak bisa dijadikan patokan mengingat FIA dan Dorna sebagai promotor balapan F1 telah memberlakukan beberapa peraturan baru di awal musim ini. Salah satunya adalah terkait aerodinamika mobil.

Beri Komentar Anda

komentar