Applicant Tracking System: Kalau Bisa Dipermudah, Kenapa Dipersulit?

Menyortir dan menyeleksi surat lamaran pekerjaan atau CV yang masuk ke perusahaan tentunya bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain membutuhkan ketelitian, departemen HRD juga harus menyelesaikannya dalam waktu yang sudah ditentukan. Untuk memudahkan proses seleksi surat lamaran, HRD bisa memanfaatkan ATS atau applicant tracking system.

Apa sih applicant tracking system itu?

Applicant tracking system (ATS) merupakan software atau program yang memudahkan rekruter/perusahaan dalam melakukan proses rekrutmennya. Aktivitas seleksi yang dilakukan secara otomatisasi ini menggunakan keyword dan algoritma sebagai panduannya. Selain itu, ATS juga mampu mengoptimalkan proses seleksi agar HRD mendapatkan kandidat terbaiknya. Semuanya dilakukan dalam waktu yang singkat.

Efektivitas ATS bergantung pada fitur-fitur yang dimilikinya. ATS yang ter-update umumnya melakukan fungsinya dengan lebih baik dibandingkan ATS yang tidak ter-update.

Manfaat ATS Lainnya

Selain memudahkan penyeleksian atau penyortiran CV, ATS memiliki beberapa manfaat lainnya. Salah satunya, menyimpan database kandidat. Hal ini tentunya diperlukan jika perusahaan bermaksud untuk menawarkan posisi pekerjaan di masa yang akan datang.

Kemampuan ini juga diperlukan jika perusahaan menawarkan lebih dari satu posisi pekerjaan. Dalam menyimpan database, ATS juga mampu melakukan pengkategorian. Semisal, memisahkan database kandidat potensial dan kandidat non-potensial.

Beberapa ATS yang ada saat ini juga dibekali oleh fitur khusus. Yaitu, secara otomatis melibatkan karyawan yang sudah bekerja untuk merekomendasikan kandidat karyawan pada perusahaan. Keuntungan ini tentunya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan kandidat potensial.

Selain itu, ATS juga bisa dikoneksikan dengan situs perusahaan untuk mendapatkan kandidat karyawan. Dengan begini, perusahaan bisa memperkenalkan budaya perusahaan dan informasi penting lainnya pada kandidat karyawannya.

Tips Memilih Applicant Tracking System

Dalam memilih ATS yang digunakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Agar, penggunaan ATS bisa efektif dan benar-benar membantu HRD dalam melakukan proses rekrutemen. Di antaranya:

Memenuhi Kebutuhan Perusahaan

Setiap ATS memiliki kelebihan dan kekurangan. ATS untuk perusahaan A belum tentu cocok untuk digunakan di perusahaan B. Oleh karenanya, HRD harus memastikan ATS yang digunakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Kualitas dan Cara Penggunaan

Pastikan fitur-fitur yang dimiliki lengkap dan sesuai dengan keperluannya. HRD juga sebaiknya memahami cara kerja dan penggunaanya. Yang terpenting, HRD harus memastikan akurasi ATS dalam menyeleksi kandidat potensial.

Mudah dalam Migrasi Data

Data yang tersimpan dalam ATS tentunya penting bagi perusahaan. Namun, kemampuan menyimpan data akan lebih berguna jika ATS menyediakan kemudahan untuk melakukan migrasi data.

Terintegrasi dengan Media Sosial

Ada baiknya ATS yang digunakan terintegrasi pula dengan media sosial perusahaan. Sehingga, HRD mudah untuk menginformasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan proses rekrutmen.

Seperti diketahui, ratusan atau bahkan ribuan CV dan surat lamaran yang masuk membutuhkan waktu, perhatian dan konsentrasi ekstra saat menyeleksinya. Dengan applicant tracking system, kamu bisa lebih mudah melakukan tugas tersebut. Kamu juga bisa menyelesaikannya dengan lebih cepat sembari mengurangi cost per-hire yang dikeluarkan.

Nah, apakah kamu tertarik untuk menggunakan applicant tracking system untuk menyeleksi CV dan surat lamaran?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here