Gempa Situbondo, 3 Orang Meninggal Tertimpa Bangunan di Sumenep

Akibat gempa Situbondo, bangunan di Sumenep roboh
Akibat gempa Situbondo, bangunan di Sumenep roboh. (dok BNPB)

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa Situbondo yang terjadi pukul 01.44 WIB, Kamis (11/10/2018), bermagnitudo 6,3. Gempa tersebut menyebabkan 3 orang meninggal.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ketiga korban itu merupakan warga Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Data sementara, dampak gempa dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah adalah di Kecamatan Gayam Kabupaten Semenep Jawa Timur,” ujar Sutopo dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, ketiga korban adalah Nuril Kamiliya (L/7) warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep; Nadhar (P/55) Dusun Jambusok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep; dan seorang lak-laki dewasa yang masih identifikasi di Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep.

Korban, lanjut dia, meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

“Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri,” kata Sutopo.

Selain itu, beberapa rumah mengalami kerusakan akibat gempa Situbondo. BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan terhadap jumlahnya.

13 Gempa Susulan

BMKG mencatat ada 13 kali lindu susulan usai gempa Situbondo, Jawa Timur bermagnitudo 6,3 yang mengguncang Kamis dini hari, hingga pukul 07.30 WIB tadi. Terakhir, gempa susulan terjadi pukul 06.41 WIB.

“Ada 13 kali gempa susulan. Terakhir jam 06.41 WIB berdasar pencatatan kami,” ujar Humas BMKG Hary Djatmiko, saat dihubungi, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Sebelumnya, gempa Situbondo terdeteksi berkekuatan M 6,4 yang mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali. BMKG lalu memutakhirkan kekuatan gempa menjadi M 6,3 dengan pusat gempa di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada kedalaman 12 km.

Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

BMKG melansir, gempa terasa di seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang,  Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

Guncangan gempa Situbondo dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik.

Beri komentar Anda tentang artikel ini