Grab Tambah Jumlah SDM untuk Perbanyak Titik Penjemputan

Perusahaan yang menyediakan layanan ride-hailing tidak hanya dituntut untuk menyediakan armada transportasi. Lebih dari itu, pemetaan dan kecepatan penjemputan juga menjadi perhatian. Grab Indonesia sedang memperbanyak jumlah titik hijau agar proses penjemputan penumpang menjadi lebih cepat.

Jika seorang penumpang minta dijemput di Stasiun Gambir maka terdapat lebih dari satu titik penjemputan bagi penumpang tersebut untuk mendapatkan layanan Grab. Lokasi-lokasinya berada di pintu utara, pintu selatan dan jalur pejalan kaki.

Grab Perbanyak Titik Hijau di Indonesia dan Negara Asia Lain

Grab menamakan lokasi seperti Stasiun Gambir dan lain-lainnya sebagai Poin of Interest atau PoI. Sedangkan titik penjemputan bernama titik hijau.

Dengan menampilkan lebih banyak titik hijau di peta, maka mitra Grab akan lebih cepat bertemu dengan penumpang dan proses selanjutnya akan berjalan lebih singkat.

Dilansir CNBC Indonesia, saat ini Grab sedang mengupayakan untuk menambah jumlah titik hijau, baik di Indonesia maupun di negara-negara lainnya. Penambahan ini dilakukan oleh sebuah tim yang bernama MapsOps.

Untuk mewujudkan penambahan titik hijau ini, Grab melakukan penambahan jumlah SDM untuk tim MapsOps menjadi 90 orang dari jumlah sebelumnya hanya lima orang. Selain itu MapsOps juga mendapatkan masukan dari mitra Grab dan pengguna aplikasi.

Saat ini sudah ada 350 ribu titik hijau di kawasan Asia Tenggara. Tahun lalu jumlah titik hijau di Asia Tenggara baru lima ribu. Indonesia menjadi penyumbang terbesar dengan jumlah titik hijau sebanyak 250 ribu, atau 75% dari seluruh titik hijau di Asia Tenggara. Sedangkan jumlah PoI di Indonesia adalah lima juta.

Baca Juga: Mengintip Kesiapan Grab Luncurkan GrabBajay di Indonesia

Dengan bertambah banyaknya jumlah titik hijau maka waktu tunggu penumpang untuk mendapatkan layanan Grab menjadi lebih singkat. Penumpang juga tidak perlu lagi menuliskan keterangan tambahan di aplikasi karena para mitra Grab bisa mengetahui lokasi jemput dengan akurat dan tiba lebih cepat.

Selain memperbanyak jumlah titik hijau, tim MapsOps Grab juga bekerjasama dengan OpenStreetMap untuk melakukan pemetaan khusus untuk kawasan rawan bencana di Indonesia serta fasilitas kesehatan di kawasan tertentu.

Grab saat ini sudah beroperasi di lebih dari 220 kota di seluruh Indonesia. Sedangkan di Asia Tenggara layanan transportasi online ini bisa didapatkan di lebih dari 330 kota.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here