Sebelum Berhenti Kerja, Pastikan Anda Melakukan Hal-Hal Ini Terlebih Dulu

sebelum berhenti kerja
sumber: nextavenue

Bagi generasi milenial, berganti-ganti pekerjaan dengan tujuan perkembangan diri dan meraih kesuksesan karir yang paling diidamkan bukan sebuah hal aneh. Karena itu, jangan heran jika Anda harus beberapa kali keluar dan masuk kerja sampai menemukan pekerjaan yang cocok. Namun, meskipun berhenti kerja adalah hal yang penting dan esensial jika Anda ingin meraih kebahagiaan dan perkembangan karir, ini memang bukan hal yang mudah. Setiap situasi sebenarnya unik, tetapi gunakan panduan berikut ini sebelum berhenti kerja agar Anda bisa melakukannya dengan lancar dan beradab.

Tak Peduli Seberapa Bencinya Anda pada Pekerjaan saat Ini, Lakukan Dulu Hal-Hal Ini Sebelum Berhenti Kerja

Mulailah Lebih Awal

alasan berhenti

Bahkan, sangat awal, sebelum Anda berpikir untuk berhenti kerja. Sangat penting untuk menganalisa secara teratur apakah pekerjaan dan perusahaan Anda memberikan apa yang Anda butuhkan dalam karir. Ini dimulai sejak proses rekrutmen, ketika Anda menjalani wawancara, dan harus berlanjut selama masa kerja Anda sebagai karyawan di sana.

Jika selama ini Anda selalu terbuka dan transparan mengenai apa yang Anda butuhkan dan inginkan di masa lalu kepada atasan dan HRD di perusahaan Anda, maka ketika sebelum berhenti kerja Anda membicarakan itikad Anda untuk meninggalkan perusahaan demi perkembangan karir, ini akan jadi hal mudah. Bahkan, dalam kasus terbaik, atasan Anda mungkin sepakat dengan Anda bahwa pekerjaan baru Anda memberikan Anda lebih banyak kesempatan untuk berkembang.

Baca Juga: Mengapa Orang-Orang Berhenti dari Pekerjaan Impian Mereka?

Jangan Heboh

keluar sebelum mendapat pekerjaan
Sumber : 100fmaleenterprreneurs

Siapa pun yang pernah merasa tidak puas dengan pekerjaannya pasti tahu bagaimana rasanya menginginkan keluar kerja dengan penuh kemenangan, sembari mengompor-ngompori yang lain untuk turut keluar serta mengekspresikan luapan perasaan yang selama ini ditahan tentang ketidakadilan di perusahaan. Namun sebelum berhenti kerja dengan cara ini, coba pertimbangkan, apakah ada untungnya dalam jangka panjang melakukan hal ini?

Bahkan, seandainya pekerjaan Anda mengerikan dan Anda yakin tidak akan kembali lagi ke sana, Anda tetap butuh kisah positif untuk dibagikan dengan atasan-atasan Anda di masa depan. Keluar kerja dengan dramatis mungkin akan memberikan perasaan menang sesaat, tetapi Anda akan merasakan konsekuensinya di masa depan.

Menabung

Sumber: viva

Ini adalah salah satu hal yang paling penting dilakukan sebelum berhenti kerja jika Anda tidak ingin berakhir merindukan pekerjaan yang Anda benci. Tidak bisa membayar tagihan bulanan Anda bukanlah hal yang menyenangkan. Karena itu, sebelumnya simpan dulu sejumlah uang yang cukup sehingga Anda bisa berfokus dalam mencari pekerjaan-pekerjaan baru yang cocok dengan Anda, bukannya mengkhawatirkan kepada siapa Anda harus pinjam uang untuk bayar kos berikutnya atau memilih pulang kampung dan untuk sementara tinggal dengan orang tua. Setidaknya, sebelum berhenti kerja, milikilah tabungan senilai enam bulan pengeluaran Anda agar Anda punya waktu cukup untuk mencari sumber pendapatan baru.

Pilih Kisah Resmi

pertanyaan wawancara tidak berkualitas
sumber: thebalance

Berhenti kerja adalah sebuah kesempatan emas untuk mempraktikkan kemampuan public relations Anda. Anda tidak akan pernah tahu kapan seseorang akan menelepon atasan lama Anda untuk meminta referensi. Oleh karena itu, lebih baik Anda selalu bersikap sopan sebelum berhenti kerja dan setelahnya. Jadi, selain tidak keluar dengan cara dramatis, pilih juga kisah resmi yang akan Anda sampaikan saat ditanyai alasan Anda keluar kerja saat wawancara. Jangan buat kisah ini tentang siapa atau apa yang tidak Anda sukai di pekerjaan lama Anda. Jelaskan saja mengapa Anda sangat menginginkan kesempatan baru tersebut. Anda bisa memilih alasan-alasan yang “tidak mengancam” seperti keinginan untuk mengeksplorasi industri atau posisi baru, maupun keinginan mendapatkan kesempatan perkembangan karir yang lebih baik. Jujur tapi berhati-hatilah.

Selamat memulai lembaran baru dalam kehidupan karir Anda!

Beri Komentar Anda

komentar