Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Interview Komprehensif

Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Interview Komprehensif
Sumber: Asapstaffingservices

Apakah Anda pernah mendengar istilah interview komprehensif? Seperti yang Anda tahu, proses rekrutmen dan seleksi dimulai dengan beberapa rangkaian wawancara. Begitu pula dengan jenis wawancara ini, yaitu berupa kombinasi wawancara pertama, kedua, dan bahkan mungkin ketiga sebelum perusahaan. Dalam hal ini, pewawancara membuat keputusan dan memberi tawaran kerja pada kandidat karyawan yang dianggap cocok dengan kebutuhan perusahaan. Tujuan dari interview komprehensif adalah kedua belah pihak memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi apakah kandidat benar-benar bisa melakukan tanggung jawab pekerjaan, serta cocok dengan perusahaan atau tidak. Dan untuk tahu lebih banyak lagi tentang hal tersebut, Anda bisa simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Ketahui Lebih Banyak Tentang Interview Komprehensif

Proses Interview Komprehensif

pertanyaan wawancara negatif
Sumber: marketproinc

Interview komprehensif hampir sama seperti wawancara lainnya, tetapi kandidat karyawan tidak akan bolak-balik bertemu dengan perekrut, manajer, atau lainnya yang berpartisipasi dalam wawancara. Pada akhirnya, proses rekrutmen ini pun bisa menghemat waktu dibandingkan dengan jenis wawancara kerja biasa. Satu pewawancara, umumnya adalah manajer, yang akan mengeksplorasi keahlian fungsional kandidat seperti halnya perekrut lakukan dalam wawancara via telepon.

Kemudian, pewawancara mengajukan pertanyaan yang biasanya muncul selama interview terakhir, yaitu pertanyaan untuk menyelidiki sifat profesional kandidat, kemampuan untuk berkolaborasi, etos kerja, dan pertanyaan yang menjelaskan apakah kandidat akan cocok dengan perusahaan atau tidak. Dalam face-to-face pertemuan komprehensif, kandidat perlu menjelaskan kualifikasinya dalam kondisi yang lebih santai.

Baca Juga: 4 Kesalahan Interview Kerja yang Membuat Generasi Milenial Terlihat Sangat Tidak Profesional

Waktu

pintar membagi waktu

Tiga wawancara terpisah yang dilakukan dalam kurun waktu beberapa minggu atau satu bulan ini membutuhkan pengetahuan untuk mempelajari kandidat karyawan, kualifikasi dan apa yang bisa ditawarkan untuk perusahaan. Manajer sendiri akan menyisihkan waktu yang cukup untuk sebuah interview komprehensif untuk mempelajari skill dan kepribadian kandidat dalam satu pertemuan, atau lebih lama dari itu. Semakin lama proses ini sebenarnya malah menghemat waktu karena tidak akan bolak-balik memanggil kandidat untuk kembali pada interview kedua dan ketiga.

Kepribadian

ciri kepribadian positif

Salah satu manfaat terbesar dari interview komprehensif adalah bahwa pewawancara dan yang diwawancarai akan menunjukkan kualifikasinya. Kandidat dan manajer dapat mengikuti prosesi yang cukup lama. Karena memerlukan banyak waktu untuk melakukan wawancara ini, kedua belah pihak dapat mempersiapkan waktu yang cukup signifikan bersama dan membebaskan diri mereka dengan cara menunjukkan kepribadian.

Menghabiskan waktu selama 3–4 jam akan memaksa pewawancara dan kandidat untuk menikmati sesi umpan balik yang terbuka atau sembunyi-sembunyi, terutama karena mereka memiliki satu kesampatan untuk membuat kesan terakhir dan bukan dua atau tiga kesempatan seperti halnya format wawancara konvensional. Dengan begitu, kedua belah pihak bisa saling mendalami karakter dan kepribadian masing-masing.

Biaya

utang luar negeri
sumber: liputan6

Menjadwalkan wawancara yang cukup lama, seperti 3–4 jam tampaknya seperti membuat perusahaan menghabiskan lebih banyak biaya karena manajer harus menyisihkan banyak waktu yang relatif cukup besar. Biarpun begitu, perusahaan atau organisasi dapat menghemat uang untuk melakukan interview komprehensif. Jadi, cukup sepadan. Dan tentu saja, hal ini yang diinginkan oleh tiap perusahaan.

Secara keseluruhan, jenis wawancara ini justru malah membutuhkan waktu lebih sedikit dibandingkan dengan harus melakukan wawancara seperti biasa yang dilakukan 2–3 kali untuk mendapatkan kandidat yang cocok. Ditambah lagi, mengenal kandidat karyawan selama wawancara dengan durasi waktu lebih lama dapat membantu atasan sampai pada keputusan yang lebih cepat daripada jika harus melakukan beberapa kali wawancara singkat. Semakin cepat perusahaan mengambil sebuah keputusan, semakin pendek waktu proses perekrutan yang dilakukan sehingga perusahaan pun bisa menghemat uang.