Hati-Hati! 4 Jenis Kebocoran Perusahaan Ini Kerap Tak Disadari

kebocoran perusahaan
Sumber : Marketing Land

Prinsip efisiensi harus selalu diterapkan dalam aktivitas perusahaan. Agar setiap proses kerja dapat berlangsung secara efektif. Jangan sampai ada kebocoran perusahaan yang tak terduga dan menyebabkan kerugian besar di masa mendatang.

Sayangnya, justru banyak kebocoran perusahaan yang tidak disadari dan berdampak buruk dalam jangka waktu panjang.

Itulah sebabnya beberapa kebocoran berikut ini wajib dideteksi dan ditanggulangi sedini mungkin:

Kesibukan yang Tidak Produktif

Sumber : Free Pik

Banyak orang mengira kalau aktivitas yang sibuk di perusahaan adalah jaminan bagi kemajuan perusahaan tersebut. Faktanya, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Para atasan harus mengukur kinerja para karyawan secara objektif. Jangan sampai kesibukan tersebut terjadi karena keterbatasan sistem di perusahaan. Misalnya, sibuk mencatat laporan keuangan padahal urusan tersebut bisa diselesaikan dengan kecanggihan software. Kebocoran perusahaan ini membuat perusahaan harus membenahi teknologinya secara teratur.

Baca Juga: Penting! Manfaat Basa-Basi saat Beraktivitas di Kantor

Terlalu Banyak Menunggu

Sumber : Intexec Tech

Apakah selama ini proses bisnis perusahaan Anda sudah efisien?

Atau justru terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk menunggu?

Misalnya, karyawan bagian produksi banyak menganggur karena menunggu laporan jumlah produk yang harus dibuat. Atau karyawan bidang kreatif berpangku tangan ketika tidak ada pitching ke berbagai perusahaan lain. Waktu yang dihabiskan untuk menunggu juga menjadi bentuk kebocoran perusahaan. Karena seharusnya semua karyawan bisa bekerja secara produktif berdasarkan jam kerja yang sudah ditetapkan. Menunggu terlalu lama menunjukkan kalau perusahaan mengalami penurunan produktivitas atau bahkan kelebihan karyawan.

Inventaris Kantor yang Tak Terpakai

Sumber : Inc

Kebocoran perusahaan ini juga sering dialami oleh perusahaan besar maupun perusahaan kecil. Berbagai jenis inventaris kantor dibiarkan menumpuk begitu saja sampai mulai rusak karena terlalu lama disimpan. Solusinya, perusahaan harus jeli menghitung nilai inventaris yang dimiliki. Mulailah menata perusahaan secara bertahap. Supaya inventaris yang tidak bermanfaat masih bisa dijual kembali. Dengan demikian, perusahaan akan terhindar dari perilaku boros akibat inventaris yang rusak dan tak terpakai.

Tidak Memaksimalkan Potensi Karyawan

Sumber : Kelly Services

Selama ini mungkin Anda tidak tahu kalau ada bawahan yang memiliki potensi besar di bidang marketing atau desain. Sayangnya, potensi tersebut tidak berkembang karena karyawan tidak ditempatkan di bidang pekerjaan tersebut. Demi mengatasi kebocoran perusahaan ini, cobalah mengadakan acara sharing dan pelatihan yang konsepnya menarik. Sehingga karyawan termotivasi untuk menunjukkan potensi yang dimilikinya. Selanjutnya, giliran Anda yang mesti peka mengarahkan karyawa sesuai dengan potensinya.

Jika selama ini Anda merasa perusahaan sudah mengalami banyak kebocoran, belum terlambat untuk memperbaikinya. Mari membenahi perusahaan secara bertahap demi meraih kesuksesan yang lebih gemilang di masa mendatang.

Beri komentar Anda tentang artikel ini