Kalau Masih Sayang, Jangan Ucapkan Ini saat Kalian Bertengkar!

Seberapa dalam cinta kamu dan pasangan, momen pertengkaran menjadi bumbu sebuah hubungan. Penyebabnya bisa karena pasangan melakukan sesuatu yang membingungkan, tak nyaman, atau menjengkelkan yang menyulut pertengkaran.

Situasi semakin runyam ketika bertengkar dengan pasangan diwarnai dengan lontaran kata-kata yang tak sepatutnya. Nah, tips buat kamu yang ingin langgeng dalam berhubungan, jangan sekali-kali deh mengungkapkan kata-kata ini ketika tengah bertengkar lantaran terpicu emosi semata. 

“Aku marah padamu karena banyak alasan.”

Kamu seharusnya tidak menyimpan semua kemarahan atas pasangan dan mencurahkan semuanya dalam satu argumen besar. Membongkar kesalahan dan keluhan dalam satu waktu dapat membuat perdebatan kamu dengan pasangan semakin dramatis dan kacau.

Bila ini terjadi, pasangan kamu jelas saja tidak menerima dan mendengarkan semua yang kamu katakan. Jadi, fokus terlebih dahulu mengenai penyebab keributan yang terjadi saat ini, bukan mengungkit masalah lain.

Baca Juga: Ups, Ini 7 Hal Sederhana yang Bisa Membuatmu Bertengkar dengan Pacar

“Kamu selalu/tak pernah melakukan ini.”

Ketika kamu membuat pernyataan “selalu” atau “tidak pernah”, pedebatan akan semakin kacau dan dramatis. Lagipula, apakah semua yang kamu tuduhkan pada pasangan adalah benar?

Menggunakan kata-kata absolut seperti ini mengurangi segala hal baik yang dilakukan seseorang dalam suatu hubungan. Kata-kata tersebut tentu dapat membuat marah orang lain dan menyebabkan kebencian. Alih-alih membuat generalisasi menyeluruh, fokuslah pada satu situasi atau tindakan tertentu.

“Kamu itu seseorang yang…”

Kata-kata kotor dan penghinaan adalah hal paling jahat dan menyebabkan rasa sakit. Ya, kamu merasa terluka, jadi kamu mengatakan sesuatu yang kejam. Ironisnya, sekarang pasangan kamu juga merasa sakit hati. Menghina pasangan, bahkan menghina satu sama lain, bukanlah jalan yang paling baik ketika kamu berada dalam perselisihan.

Jika kamu tetap menghormati keharmonisan dalam sebuah hubungan, sebagai prioritas utama, kamu tidak akan memiliki banyak dampak negatif ketika berdebat. Jadi, lewati panggilan nama, dan fokuskan percakapan pada masalah atau perilaku, bukan karakter pasanganmu.

“Aku sudah menyerah sama kamu.”

Kata-kata “I’m done”, “Aku nyerah sama kamu”, atau “Aku lelah dengan hubungan kita”, sebaiknya jangan diucapkan ketika tengah berdebat, terutama saat emosi memuncak. Kamu hanya membuat kesalahan yang besar ketika akhirnya kalian putus padahal bukan itu yang kamu inginkan. Ancaman ini membuat pasanganmu merasa berisiko dan bisa membahayakan masa depan hubungan kalian.

Mengatakan, “Aku ingin putus” membuat pasanganmu tahu bahwa kamu benar-benar kesal, tetapi bukan tentang apa yang kamu kesali. Ada baiknya Anda menenangkan pikiran dan hati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here