Ini Nih, Implementasi Kecanggihan Machine Learning dalam Proses Bisnis

Implementasi machine learning dalam proses bisnis memang belum terlalu populer di tanah air. Namun, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) mendorong implementasi konsep tersebut secara besar-besaran. Sehingga proses bisnis bisa berlangsung lebih efektif tanpa mengandalkan kemampuan manusia secara manual.

Pada prinsipnya, machine learning akan memerintahkan suatu sistem algoritma untuk menganalisis data.

Semakin banyak data yang dianalisis, maka semakin canggih pula sistem algoritma tersebut. Kini, ada empat pendekatan machine learning yang biasanya digunakan dalam proses bisnis, yaitu,

Supervised Learning

Jenis pendekatan machine learning ini mengharuskan kamu untuk mengetahui metrik serta contoh label yang akan diprediksi. Sehingga hasil pendekatannya menjadi lebih akurat sesuai tujuan bisnis. Contoh konkretnya adalah pelanggan e-commerce yang kerap berbelanja dalam jumlah banyak.

Pelanggan e-commerce tersebut akan diawasi dan menjadi target promosi produk pada momen tertentu. Karena kehadirannya dianggap sangat potensial dibandingkan pelanggan lainnya.

Semisupervised Learning

Pada semisupervised learning, proses identifikasi menggunakan data tanpa label untuk mencari tahu tentang distribusi populasi, struktur, dan hal-hal teknis lainnya. Sistem algoritma pertama akan memproses informasi dari data-data yang sudah memiliki label. Sedangkan sistem kedua akan mengidentifikasi data-data tersebut.

Baca Juga: Apa Sih Data Analytics, Profesi Kerja yang Semakin Dicari Startup

Implementasi machine learning yang satu ini sering digunakan dalam proses penawaran kredit rumah atau kendaraan bermotor. Sistem algoritma yang canggih bisa mengidentifikasi orang-orang yang butuh kredit tetapi belum memperoleh banyak informasi mengenai pengajuan kredit tersebut.

Unsupervised Learning

Dalam pendekatan yang satu ini, sistem algoritma bertugas mengelompokkan data dan mencari kesamaan antara data-data tersebut. Sehingga nantinya keanehan pada kelompok data tertentu pun dapat diidentifikasi.

Biasanya bisnis modern menggunakan metode unsupervised learning untuk mengidentifikasi kesamaan antar para pelanggan. Sehingga pelanggan dengan pola belanja yang sama cenderung akan mendapatkan penawaran yang sama melalui iklan di media sosial atau media lainnya.

Reinforcement Learning

Reinforcement learning merupakan model pendekatan yang mengandalkan umpan balik. Sistem algoritma akan mempelajari kondisi lingkungan sekitar berdasarkan interaksi yang terjadi. Sehingga nantinya sistem algoritma bisa menentukan peluang terbaik bagi bisnis.

Misalnya, sistem algoritma yang digunakan untuk membantu bisnis memilih supplier terbaik. Aktivitas bisnis yang dilakukan supplier akan menjadi rekam jejak yang mempengaruhi keputusan pada sistem algoritma.

Di masa depan, penerapan sistem machine learning pada bisnis tentu akan semakin masif dibandingkan hari ini. Jadi, apakah kamu termasuk sumber daya manusia yang siap mengimbangi kecanggihan sistem tersebut?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here