5 Alasan Membangun Startup yang Seharusnya Anda Miliki

Menjamurnya startup di Indonesia mampu menginspirasi para generasi muda untuk melahirkan startup-startup baru. Sebuah startup pastinya lahir bukan dengan sembarangan karena butuh beberapa alasan membangun startup. Kalau Anda tengah memiliki ide untuk ikut merintis sebuah startup baru, pastikan Anda memiliki lima alasan membangun startup berikut agar tidak salah langkah.

Alasan Membangun Startup yang Utama adalah Membangun Sebuah Bisnis

Uang pendanaan yang akan Anda peroleh untuk membangun sebuah startup tentu jumlahnya tidak kecil. Anda akan dipercaya investor untuk menggunakan uang tersebut sebaik-baiknya dengan tujuan berkembangnya sebuah startup. Pertanyaannya, siapkah Anda membelanjakan uang dari investor tersebut?

Membangun startup sama halnya dengan membangun sebuah bisnis. Anda tidak bisa seenaknya saja menjalankan startup tanpa sebuah rencana matang. Jadi, pastikan setiap detail langkah dan rencana Anda benar-benar mampu menghasilkan keuntungan yang signifikan juga. Ingat, meski sebagai founder, Anda tetap punya kewajiban pada investor ya.

Fokus di Startup Butuh Kerja Keras, Bukan Malah Santai

Kalau Anda berpikir bahwa menjadi seorang founder dapat mengubah hidup Anda menjadi serba santai, maka Anda salah besar. Memiliki perusahaan dan anak buah sendiri bukan berarti membuat Anda tidak bekerja keras. Justru saat menjadi founder-lah kegigihan Anda dalam berkarya dan bekerja akan diuji.

Jadikan motovasi bekerja keras menjadi alasan membangun startup. Anda harus terpacu untuk terus belajar dan berkembang. Dari situlah mental Anda sebagai seorang founder akan ditempa.

Menjadi Solusi Masalah Harus Anda Jadikan Alasan Membangun Startup

Salah satu alasan mengapa startup harus ada adalah untuk memberikan solusi dari masalah-masalah yang ada di masyarakat. Untuk itulah Anda harus berpegang pada pedoman ini. Jadilah solusi untuk masyarakat, bukan hanya sekadar ikut-ikutan atau ingin hidup lebih enak.

Pastikan solusi yang ditawarkan dari startup Anda benar-benar bermanfaat. Jadi, Anda tidak hanya sekadar memaksakan solusi untuk masyarakat. Oleh sebab itu, Anda benar-benar butuh paham masalah apa yang bisa menjadi celah bisnis dan menawarkan solusi tepat.

Baca Juga: Ingin Gaji Naik di Startup? Perhatikan Dulu Hal-Hal Berikut Ini

Bukan untuk Jadi Bos, Anda Justru Harus Melayani Orang Lain

Jangan membayangkan kalau seorang founder akan menjadi bos bagi para bawahan. Kalau itu Anda jadikan alasan membangun startup, maka lagi-lagi Anda salah. Tugas dan tanggung jawab founder dalam startup justru paling besar dan sangat berpengaruh pada orang-orang di bawahnya.

Anda akan menjadi tempat bertanya dan meminta saran dari semua orang. Di beberapa startup pun banyak pula founder yang justru menjadi guru langsung para bawahannya. Jadi, pikirkanlah bahwa tugas Anda yang utama adalah melayani, bukan memerintah.

Terakhir, Alasan Membangun Startup adalah Menjadi Manfaat Bagi Orang Banyak

Selain untuk melayani inner circle di kantor Anda, tugas Anda juga adalah untuk memberi manfaat bagi orang lain. Pahamilah bahwa pekerjaan Anda bukan hanya sekadar untuk mengumpulkan pundi-pundi uang pribadi Anda, melainkan juga bagaimana pengaruhnya untuk sesama.

Bantulah orang lain melalui startup yang Anda dirikan. Dengan memiliki prinsip seperti itu, Anda pun dapat lebih nyaman berada di posisi sebagai founder. Anda bekerja bukan hanya untuk investor, diri sendiri, maupun karyawan; melainkan juga untuk masyarakat.

Sudahkah Anda memiliki lima alasan membangun startup tadi? Sebelum membuat perencanaan lebih jauh, sebaiknya Anda renungkan kembali apa hakikat dan motivasi yang muncul di diri Anda saat hendak membangun startup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here