Interview Feedback: Strategi Rekruter Mengangkat Citra Perusahaan

Di akhir proses rekrutmen, rekruter umumnya mengabarkan apakah kandidat karyawan berhasil diterima bekerja atau tidak. Namun, sebenarnya ada hal lain yang juga bisa dilakukan, yaitu memberikan interview feedback.

Memberikan interview feedback pada kandidat karyawan bukanlah hal lumrah yang dilakukan di Indonesia. Padahal, kegiatan ini mendatangkan manfaat positif bagi perusahaan lho. Oleh karenanya, tidak ada salahnya untuk mengenal jenis feedback yang satu ini.

Interview feedback merupakan tanggapan yang diberikan rekruter atas hasil wawancara kerja yang sudah dijalani kandidat karyawan. Seperti feedback pada umumnya, feedback yang diberikan oleh rekruter kepada kandidat juga bisa positif dan negatif.

Manfaat Memberikan Interview Feedback

Dengan memberikan feedback, ada beberapa manfaat positif yang bisa didapatkan perusahaan.

Cara Rekruter Menghargai Kandidat Karyawan

Meski belum tentu diterima bekerja, kandidat karyawan tentu sudah bersusah payah mencoba menyelesaikan proses rekrutmen. Mulai dari membuat CV, mencari informasi yang diperlukan, menunggu panggilan wawancara, hingga meluangkan waktu untuk menghadiri wawancara kerja.

Karena alasan tertentu, seorang kandidat mungkin juga membatalkan kesempatan wawancara kerjanya di perusahaan lain. Dengan memberikan interview feedback, rekruter menunjukkan bahwa perusahaan menghargai jerih payah kandidat dalam menjalani proses rekrutmen.

Mengangkat Citra Perusahaan dengan Interview Feedback

Dengan memberikan interview feedback, kandidat merasa dirinya diperhatikan oleh perusahaan. Di sisi lain, pengalaman ini akan diceritakan kandidat pada teman atau kerabat. Kandidat juga tidak ragu merekomendasikan perusahaan pada orang lain. Sehingga, akan lebih banyak orang yang mengenal perusahaan dan citra perusahaan pun menjadi terangkat.

Dengan meningkatnya citra perusahaan di mata masyarakat, maka perusahaan akan lebih mudah mendapatkan kandidat potensial saat melakukan proses rekrutmen untuk posisi yang sama atau posisi yang lain, di lain waktu.

Meningkatkan Kemampuan Kandidat Karyawan

Kandidat karyawan yang diterima oleh perusahaan kemungkinan besar akan mendapatkan feedback yang positif. Kesempatan ini bisa digunakan rekruter untuk memberikan saran atau masukan agar kandidat bisa meningkatkan kemampuan yang sudah dimilikinya.

Selain itu, rekruter juga bisa membantu kandidat menemukan potensi lain yang dimilikinya.

Baca Juga: Employer Branding: Lakukan Ini agar Kandidat Tertarik Melamar Kerja

Perhatikan Ini Saat Memberikan Feedback

Meski mendatangkan banyak manfaat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan rekruter saat memberikan interview feedback, yaitu,

Menghubungi Lewat Telepon

Ada baiknya rekruter menghindari memberikan feedback secara empat mata. Cobalah untuk menghubungi kandidat via telepon. Dengan begini, rekruter tidak membuang-buang banyak waktu.

Di sisi lain, kandidat tetap merasa dihargai karena rekruter tidak menggunakan email. Selain itu, kandidat mendapat kesempatan untuk langsung bertanya dan mendapatkan jawabannya.

Mengutamakan Kejujuran

Feedback hendaknya diberikan dengan jujur agar kandidat benar-benar mendapatkan manfaatnya. Selain itu, hindari memberikan feedback jika menyangkut perilaku pribadi. Cobalah untuk selalu memberikan feedback untuk meningkatkan kinerja kandidat.

To The Point

Ada baiknya rekruter memberikan feedback secara singkat, konstruktif dan langsung pada pokok permasalahannya. Hal ini menunjukkan kalau rekruter menginghindari komentar-komentar klise atau komentar-komentar umum yang sering diberikan pada kandidat yang gagal melewati tahapan wawancara kerja.

Menghindari Perdebatan

Cobalah untuk menghindari perdebatan. Terutama dengan kandidat yang gagal diterima bekerja. Namun, tetaplah berusaha menghargai kandidat. Dalam hal ini persiapan sebelum memberikan feedback sangat diperlukan. Selain itu, cobalah bersikap tenang jika kandidat melibatkan emosinya.

Bagi perusahaan yang punya kemampuan atau kesempatan untuk melakukannya, pemberian interview feedback tidak ada salahnya untuk dipertimbangkan. Karena, selain bermanfaat bagi kandidat, dalam jangka panjang upaya ini juga bermanfaat bagi perusahaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here