Taktik Interview Kerja Efektif untuk Pewawancara demi Mendapatkan Pelamar Potensial

Sumber: businessnewsdaily

Wawancara kerja tak hanya menjadi hal yang mendebarkan bagi pelamar saja. Untuk pewawancara dan hiring manager pun, interview kerja merupakan satu hal yang paling penting. Terutama, bagaimana membuat interview kerja efektif yang nantinya bisa menghadirkan pelamar kerja potensial bagi perusahaan. Inilah mengapa tak heran bila pewawancara kerja, seperti Anda misalnya, tentu ingin mencari tahu bagaimana cara membuat sebuah wawancara kerja lebih efektif lagi.

Ada beberapa taktik yang bisa dilakukan oleh pewawancara demi menghadirkan interview kerja efektif. Sebuah wawancara dikatakan sukses dan efektif memang bukan hanya ketika berhasil dilakukan tanpa masalah. Namun juga berhasil mendapatkan calon pegawai penuh potensi untuk posisi yang sedang dibuka.

3 Taktik Interview Kerja Efektif untuk Pewawancara

 

1. Pelajari Kandidat Wawancara Kerja

Nilai Lebih Ketika Wawancara
Sumber : leaderchat

Ketika Anda memustukan untuk membuat janji wawancara kerja dengan seorang pelamar, maka pastikan Anda sudah mempelajari mengenai pelamar tersebut. Entah itu dengan melihat resume dan curriculum vitae yang dikirimkan. Mencari tahu reputasi online dari sang pegawai, hingga mengintip bagaimana media sosial dari pelamar kerja tersebut. Tak itu saja, bahkan Anda juga bisa langsung menghubungi referensi yang diberikan untuk mendapatkan insight lebih jauh tentang lamaran yang mampir ke meja kerja.

Setelah semua tahapan tersebut, Anda bisa memutuskan apakah ingin mengenal lebih jauh mengenai sang pegawai di wawancara kerja. Atau tidak. Wawancara kerja seharusnya hanya untuk meyakinkan Anda dan perusahaan mengenai pelamar kerja. Bukan sepenuhnya pemberi keputusan.

2. Beri Pertanyaan yang Efektif

mengatasi gugup saat wawancara
sumber: jobsdb

Hindari menanyakan apa yang sudah ada di resume dan lamaran kerja. Kecuali ada bagian yang tak Anda yakini mengenai resume dan lamaran yang dikirimkan. Selain itu, usahakan menanyakan hal-hal yang tak ada di dalam resume. Terutama mengenai karakteristik hingga kepribadian dari pelamar kerja serta soft skill yang mereka miliki.

Menanyakan pertanyaan yang efektif ini pun sebenarnya menjadi bagian penting dari proses wawancara kerja. Dimana dari jawaban yang diberikan oleh pelamar, Anda mungkin bisa menentukan apakah mereka kandidat yang potensial ataupun tidak.

3. Jangan Buat Pelamar Merasa Gugup

gugup saat wawancara
Sumber : adzuna

Usahakan membuat suasana wawancara kerja sesantai mungkin. Semakin pelamar merasa terintimidasi dan tidak nyaman, maka jawaban yang diberikan pun biasanya tidak akan maksimal. Anda juga jadi tidak bisa melihat kualitas dari pelamar itu sendiri karena merasa gugup.

Salah satu cara untuk membuat pelamar kerja nyaman ketika wawancara, sebenarnya bisa dengan cara tersenyum. Selain itu, lontarkan candaan yang membuat suasana menjadi lebih nyaman. Bila pelamar masih terlihat gugup, Anda juga bisa memberi waktu pada pelamar untuk menenangkan diri, sebelum melanjutkan ke sesi wawancara berikutnya.

Baca Juga : Berencana Merekrut Milenial untuk Perusahaan? Berikan 3 Keuntungan Paling Dicari Ini