Agar Efektif dan Menarik, Isi dari Cover Letter Anda Meliputi Hal-Hal Ini

isi dari cover letter
sumber: makeuseof

Belum lama ini, banyak industri menemukan bahwa cover letter sudah hampir ketinggalan zaman. Dalam sebuah riset yang diselenggarakan pada tahun 2015 lalu, ditemukan bahwa tenyata hanya 18% manajer HRD yang menganggap bahwa cover letter masih penting dalam membuat keputusan. Namun, masih banyak sekali lowongan pekerjaan yang mengharuskan Anda untuk menyertakan cover letter. Anda pun sebenarnya masih bisa memanfaatkan cover letter untuk memaksimalkan potensi Anda. Isi dari cover letter Anda memberikan Anda kesempatan untuk menghubungkan titik-titik yang merupakan pekerjaan lama Anda beserta segala prestasi Anda di masa lalu sehingga pihak HRD yang membacanya akan bisa mengerti gambaran yang ingin Anda ciptakan. Yang perlu Anda lakukan hanya memastikan bahwa isi dari cover letter tersebut membantu menciptakan gambaran tersebut.

Hal-Hal Ini Harus Ada sebagai Isi dari Cover Letter Anda

Bukti Bahwa Anda Sudah Mengerjakan PR Anda

Sumber: northernsound

Pihak HRD yang membuka lowongan ingin melihat bahwa Anda tahu apa yang sedang Anda lamar. Karena itu, penting agar di bagian-bagian awal dari cover letter Anda, Anda menyebutkan nama pekerjaan dan perusahaan yang Anda lamar di baris atau kalimat yang sama. Jangan takut untuk memuji perusahaan tersebut. Jika Anda tahu ada sebuah kesuksesan besar yang berhasil diraih perusahaan tersebut, buatlah mereka terkesan dengan menyebutkan pengetahuan itu. Apalagi, jika kesuksesan itu terkait dengan tim yang Anda ingin bergabung di dalamnya.

Oleh karena itu, padukan pengetahuan Anda tentang perusahaan tersebut yang Anda dapatkan dari riset sebelum melamar kerja dengan alasan mengapa Anda melamar pekerjaan tersebut. Misalnya, ketika Anda ingin melamar pekerjaan sebagai penulis di tabloid ekonomi, Anda bisa menyelipkan pengetahuan tersebut dalam paragraf yang berbunyi seperti ini,

“Saya terkesan dengan cara tim Anda membuat masalah perekonomian dan keuangan mudah dicerna oleh mereka yang tidak ahli dalam bidang ini padaedisi-edisi  majalah ABC. Secara pribadi, saya sangat menikmati cara pengulasan ini dan saya akan sangat bahagia jika mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari ini.”

Penjelasan Bagaimana Keahlian-Keahlian Anda Relevan

Sumber: hangouts

Isi cover letter Anda juga harus meliputi penjelasan tertulis dari resume Anda yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk menjelaskan di sana apa yang bisa Anda lakukan untuk perusahaan dan posisi tersebut berdasarkan pada pengalaman-pengalaman Anda yang dulu. Tetapi, Anda tidak boleh melakukan ini dengan cara repetisi atau sekedar mengulang-ulang apa yang Anda tulis di resume. Selain sia-sia, ini juga akan membuat yang membacanya menjadi bosan.

Baca Juga : Dapat Undangan Wawancara dari Perusahaan yang Mendapat Banyak Review Negatif? Haruskah Didatangi?

Satu hal yang penting untuk dilakukan jika Anda ingin pihak HRD mengerti seberapa relevannya keahlian Anda dengan apa yang dibutuhkan perusahaan adalah dengan menggunakan frase dan kata yang ditulis pada persyaratan. Misalnya, jika pada syarat dan kualifikasi yang dibutuhkan meminta kandidat yang melamar untuk memiliki kemampuan “bekerja dalam tim,” maka tulislah bahwa Anda memiliki kemampuan bekerja dalam tim yang dibuktikan dengan kesuksesan tim Anda meraih prestasi X saat bergabung bersama perusahaan Y. Jika lowongan tersebut meminta Anda berpengalaman bekerja dengan anak-anak, sebutkan pengalaman Anda saat magang mengajar di SD A atau menjadi guru privat ketika tergabung dengan lembaga B.

Semangat Anda untuk Bergabung pada Posisi Tersebut

periksa ulang surat lamaran
Sumber : themuse

Lakukan latihan ini: Pikirkan tentang diri Anda pada pekerjaan yang tengah Anda lamar. Apa yang Anda rasakan? Anda mungkin merasa sangat bersemangat. Lalu, gambarkanlah semangat Anda tersebut sebagai bagian dar isi cover letter Anda.

Misalnya, jika Anda melamar untuk menjadi seorang desainer web pada sebuah perusahaan, Anda bisa menulis,

“Sejak masih bersekolah, saya sangat tertarik dengan cara dunia digital bekerja dan bagaimana para pengguna berinteraksi dengan website. Desain website bukan sekedar karir, tetapi juga merupakan passion saya. Dan karena itulah saya berharap Anda akan mempertimbangkan saya untuk menjadi bagian dari tim Anda.”

Karena staf HRD punya waktu terbatas untuk membaca lamaran kerja Anda, isi dari cover letter Anda harus menarik dan mudah diingat. Semoga sukses!

Beri Komentar Anda

komentar