Buat Kamu yang Mau Jadi Animator, Ini Tipsnya dari Waditya Hello Motion

hello motion academy
Wahyu Aditya, Founder Hello Motion Academy

Suara tawa pecah di ruangan ketika Wahyu Aditya, Founder Hello Motion Academy menunjukkan salah satu karya animasinya yang berjudul ‘Tahi Sapi atau Bukan?’. Waditya, begitu sapaan akrabnya menceritakan latar belakang ia membuat film animasi pendek ketika ia masih bekerja pada salah satu stasiun televisi di Jakarta. Menurutnya, membuat film atau karya animasi merupakan lahan bermain bagi para creator. Dalam pertemuan Hello Motion beberapa waktu lalu, kepada Job-Like Magazine Waditya menceritakan bagaimana ia tertarik berkecimpung di dunia animasi dan mendirikan Hello Motion Academy di tahun 2004.

Simak Perbincangan Singkat dengan Waditya! Siapa Tahu Habis Ini Kamu Jadi Jago Bikin Animasi

Halo, Mas Waditya. Awalnya tertarik sama dunia animasi itu gimana sih?

Dimulai dari saat saya ingin kuliah, saya minta ke orang tua supaya pilih kuliah yang tidak ada matematikanya. Saat itu, saya direkomendasikan untuk ambil multimedia. Dari situ ternyata saya sangat suka dan jatuh cinta sama dunia multimedia. Karena belajarnya asik ya, seperti membuat video, animasi, desain grafis, game, dan sebagainya.

Berarti tertarik dengan dunia multimedia sejak kuliah ya mas? Kemudian, setelah lulus langsung bekerja sebagai animator atau gimana tuh ceritanya?

Meski di bangku kuliah enjoy banget belajar multimedia tapi saat itu saya belum tau arah kariernya mau kemana. Setiap ada libur kuliah, saya suka magang ke studio-studio Production House gitu. Waktu tingkat akhir, saya kirimkan tugas akhir saya ke sebuah festival online. Pada saat itu, saya mendapat tawaran kerja dari 2 stasiun televisi swasta. Akhirnya, saya memilih untuk menerima salah satu tawaran tersebut. Di stasiun televisi tersebut, saya mulai diperbantukan untuk mendesain poster, spanduk, sampai membuat animasi. Terus terang saya banyak belajar tentang dunia visual, industri media, dan networking pun semakin berkembang. Nggak puas sampai situ, saya mulai ikut festival film dan bertemu dengan orang-orang yang liar imajinasinya. Saya suka mengeksplorasi untuk membuat karya-karya baru. 2 tahun bekerja di perusahaan, saya akhirnya memutuskan untuk bekerja lepas. Bekerja freelance di dunia animasi ini tantangannya beda-beda, jadi cukup seru untuk dijalani.

Nah, terus beralih nih ke dunia entrepreneur. Perjalanan mendirikan Hello Motion Academy seperti apa nih?

2 tahun bekerja di korporasi dan 2 tahun bekerja freelance, akhirnya saya mencoba menantang diri saya lagi untuk membuat perusahaan. Saat itu, saya dan 8 orang rekan saya sepakat untuk mendirikan Production House. Sayangnya, hanya bertahan satu tahun karena masalah idealisme. Beruntung, saat itu saya nggak kapok dan akhirnya saya coba bikin sendiri. Jadilah Hello Motion Academy di tahun 2004 sampai sekarang.

Pengalaman saya bekerja di stasiun televisi, saya melihat waktu itu belum banyak konten-konten animasi. Saya berpikir mungkin solusinya dengan memberikan edukasi. Akhirnya, saya mencoba menjawab permintaan industri dengan mendirikan Hello Motion Academy untuk memberikan alternatif karier untuk bidang ini.

Baca Juga: Cerita Bernhart Farras Mendirikan Entrepreneur Platform di Usia Belia

Apa saja tantangan yang Mas Waditya alami, beralih dari pegawai menjadi entrepreneur ?

Sejak lahir saya besar di lingkungan entrepreneur, orang tua saya pebisnis. Saya tahu kehidupan pebisnis itu seperti apa dan 100% mencurahkan waktunya untuk itu. Jadi, memang harus punya visi misi yang kuat. Selain, harus ada juga sisi keras kepalanya, sisi kerja kerasnya. Sehingga, lambat laun ini menjadi ruang bermain saya.

Kalau dari pandangan Mas Waditya, keseruan apa saja yang didapatkan ketika menjadi seorang animator?

Keseruannya itu adalah bagaimana kita bisa memberikan pengaruh positif melalui kekuatan visual. Buat saya ini sebuah pengalaman yang unik. Penonton terinspirasi dan terdorong untuk melakukan tindakan yang positif lewat apa yang kita karyakan. Kebetulan saya sedang mengembangkan konten anak dan banyak ibu-ibu yang merasa terbantu dari karya visual yang saya buat. Saya menciptakan karakter namanya Cican, yang ditujukan untuk anak-anak preschool untuk memberi nilai-nilai positif kepada anak.

https://www.youtube.com/watch?v=UF4csHsywnk

Selain mengedukasi lebih banyak masyarakat tentang dunia animasi, apa lagi yang Mas Waditya lakukan untuk mewadahi dan mempersatukan para animator di Indonesia?

Ruang kolaborasi itu sebenarnya sudah tersedia, tetapi saya pribadi ingin menstimulasi dan memacu teman-teman untuk tidak hanya memberi layanan animasi tetapi sudah mulai mengembangkan Intellectual Property (IP). Sehingga, melahirkan produksi animasi Indonesia salah satunya dengan menghadirkan Hello Fest dan pertemuan dengan para animator.

Bagaimana perkembangan Hello Motion Academy sejauh ini?

Hello Motion Academy memberikan peluang 70% kepada lulusannya untuk terserap ke dalam industri, setelah mengikuti program kami selama 1 hingga 3 bulan. 2 tahun lalu kami juga menginisiasi Hello Motion High School di Bintaro, saat ini sudah ada 2 angkatan dengan nilai yang sama yaitu membangun ruang belajar, ekspresi, dan apresiasi.

Apa saja sih yang menjadi nilai-nilai untuk Hello Motion menjalankan visinya?

Perusahaan kami memang tidak besar jadi suasananya lebih kekeluargaan. Saya tahu dunia karyawan seperti apa karena dulu saya juga karyawan. Biasanya manajemen kecil itu lebih fleksibel dan lebih mudah beradaptasi. Nilai-nilai itu yang saya coba tanamkan. Karena menurut kami, zaman itu berubah dengan sangat cepat.

Gathering Hello Motion Academy

Apa saja tantangan yang dialami oleh Mas Waditya dalam membangun struktur tim?

Sebagai owner saya juga terus belajar, bukan berarti apa yang saya rumuskan selalu benar. Jadi, kami saling mengisi. Yin & Yang. Misalnya, saya lebih ke sisi kreatifnya yang terkadang mengganggu sistem karena mencanangkan program-program baru dan sebagainya. Istri saya, yang menjadi CEO lebih mengurus ke manajemennya. Mengontrol dan memastikan pekerjaan berjalan dengan baik.

Bagi pembaca Job-Like yang ingin terjun ke bidang animasi, apa saja yang harus diperhatikan?

Yang pertama mungkin harus cari perusahaan yang sesuai dinamikanya dengan pencari kerja. Kalau ingin yang fleksibel, pastikan perusahaan yang dituju juga memiliki jam kerja fleksibel. Cari tahu juga profil perusahaannya. Belum tentu perusahaan besar nyaman untuk mereka untuk bereksplorasi. Apapun bentuk perusahaannya, yang penting nyaman bagi kalian untuk mengeksplorasi. Perhatikan apakah perusahaannya menyediakan ruang untuk berkarya?

So, apa lagi yang akan Mas Waditya lakukan untuk Hello Motion ke depan?

Kami sedang mengembangkan online learning. Ini untuk menjawab permintaan teman-teman yang ingin belajar di Hello Motion Academy tetapi terkendala jarak dan waktu. Saat ini sedang dalam tahap beta testing. Kami sekarang sedang buka beasiswa bagi teman-teman yang sedang mencoba layanan ini. Harapannya setahun ke depan sudah bisa berjalan dengan lebih banyak lagi pilihan program belajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here