Jangan Pernah Menolak Undangan Wawancara, Ini Alasannya

Sumber : thenest

Apakah Anda harus selalu menghadiri setiap kesempatan wawancara kerja yang datang ataukah sebaiknya Anda menolak undangan wawancara untuk pekerjaan yang tidak terlalu menarik atau perusahaan yang bukan prioritas Anda? Saat Anda sedang bersemangat-bersemangatnya mencari kerja, adalah hal yang alamiah untuk mengirimkan resume Anda kepada sebanyak mungkin perusahaan, berharap beberapa dari manajer HR yang menerimanya akan mengambil umpan Anda. Namun, masalah baru disadari saat Anda mendapatkan undangan untuk pekerjaan yang sebenarnya tidak terlalu Anda inginkan.

Saat ini terjadi, langkah terbaik yang sebaiknya Anda ambil adalah menerima undangan wawancara tersebut. Pasalnya, saat Anda menolak undangan wawancara kerja, Anda bisa melewatkan kesempatan berharga yang mungkin tidak Anda perhitungkan sebelumnya.

Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Menolak Undangan Wawancara

Pengalaman Wawancara Tidak Pernah Merugikan

Sumber : Finance Jobs

Menghadiri undangan wawancara kerja adalah hal yang sangat membuat menegangkan, jadi semakin banyak pengalaman yang Anda miliki, semakin terasah Anda dan semakin percaya diri pula Anda jadinya. Setiap penasehat karir akan memberi saran kepada kandidat untuk menjalani latihan wawancara. Menolak undangan wawancara menyia-nyiakan kesempatan ini. Jadi, meskipun Anda merasa bahwa perusahaan tersebut tidak terlalu menarik bagi Anda, Anda bisa menggunakan wawancara tersebut sebagai uji coba untuk bisa jadi lebih baik di masa depan.

Baca Juga: Lakukan 5 Hal Ini Setengah Jam Sebelum Wawancara Kerja

Bisa Memperluas Jaringan

disukai saat wawancara
Sumber : monster

Jika Anda adalah seseorang peserta wawancara yang kuat yang mudah bicara dan membangun hubungan dengan orang-orang baru, menghadiri wawancara kerja mungkin bukan hal yang Anda butuhkan untuk membiasakan diri. Akan tetapi, ini tetaplah sangat berharga dalam membantu karir Anda dalam jangka panjang. Ini dikarenakan setiap wawancara yang Anda jalani memberikan Anda kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang baru dan membangun hubungan-hubungan yang baru. Pada akhirnya nanti, hubungan-hubungan ini akan membawa kesempatan-kesempatan baru yang sangat berharga.

Kemungkinan Berubah Pikiran

pertanyaan wawancara situasional
sumber: thejobnetwork

Mungkin Anda melamar pekerjaan untuk sebuah posisi marketing di perusahaan yang nampaknya sangat padat data dan membosankan. Namun, bisa jadi ini hanya prasangka Anda saja. Jangan biarkan ini membiarkan Anda punya alasan untuk menolak undangan wawancara tersebut. Bisa saja ternyata setelah Anda mendengar dari pihak perusahaan secara langsung, nyatanya pekerjaan tersebut lebih melibatkan kreativitas, seperti meminta Anda untuk mengembangkan kampanye pemasaran. Memang, tidak selalu mudah untuk menampilkan gambaran dari sebuah pekerjaan pada satu deskripsi kerja, jadi untuk memastikannya, jangan pernah menolak undangan wawancara. Bisa jadi pekerjaan tersebut lebih menarik dari yang Anda juga dan Anda jelas akan rugi saat Anda melewatkan kesempatan tersebut.

Kemungkinan Adanya Pekerjaan Lebih Baik Nanti

kandidat sales
Sumber: salesdrive

Jika Anda menghadiri undangan wawancara untuk sebuah pekerjaan yang Anda sudah jelas tidak akan suka, besar kemungkinannya bahwa Anda akan berpikiran sama setelah wawancara tersebut berakhir. Namun, jika Anda tidak menolak undangan wawancara tersebut dan melainkan menghadiri untuk membuat orang-orang di perusahaan tersebut jadi terkesan, Anda berkesempatan untuk mendapat kontak berharga yang akan berguna seandainya kesempatan yang lebih baik datang. Di masa depan, pekerjaan yang lebih cocok di perusahaan yang sama bisa saja muncul dan Anda akan jadi pilihan mereka.

Tentu, jika tidak ada yang patut dipertimbangkan dari undangan wawancara tersebut. Misalnya, pekerjaannya sangat membosankan dan masa depan perusahaan tersebut nampak benar-benar suram, maka Anda bisa dengan sopan menolak. Namun, selama masih ada harapan, sebaiknya Anda datangi untuk kesempatan yang mungkin akan mendatangi Anda pada akhirnya nanti.

Beri komentar Anda tentang artikel ini