Sukses Wawancara Kerja: Jangan Tanyakan Pertanyaan Ini pada Rekruter

Saat wawancara kerja berlangsung, kamu tentunya harus menjawab beberapa pertanyaan yang ditanyakan rekruter. Sebaliknya, kamu juga perlu memberikan pertanyaan pada rekruter. Namun, ada beberapa pertanyaan yang sebaiknya tidak kamu tanyakan.

Kalau kamu menanyakan pertanyaan-pertanyaan tersebut, rekruter bisa memberikan penilaian yang negatif. Akibatnya, kamu tidak bisa melanjutkan ke proses seleksi berikutnya. Berikut ini beberapa pertanyaan yang sebaiknya tidak kamu tanyakan pada rekruter.

Pertanyaan Mengenai Job Description

Perusahaan umumnya mencantumkan job description di iklan lowongan kerjanya. Sebaiknya kamu membacanya dengan baik. Namun, jangan tanyakan pertanyaan yang berhubungan dengan job description pada rekruter. Kalau melakukannya, kamu bisa dianggap sebagai kandidat yang tidak ingin mencari tahu lebih dalam mengenai pekerjaan atau perusahaan.

Cobalah untuk menanyakan beberapa pertanyaan lain yang terkait dengan perusahaan, suasana kerja atau budaya kerja. Semisal,

  • Mengapa Anda senang bekerja di perusahaan ini?
  • Apa yang Anda harapkan dari perusahaan ini di lima tahun kedepan?
  • Bisakah Anda jelaskan sekilas mengenai tim/departemen yang akan bekerja bersama saya?

Kapan Rekruter Menghubungi Referensi Kerja?

Kamu sebaiknya tidak menanyakan kapan rekruter akan menghubungi referensi kerja. Kalau melakukannya, rekruter bisa menganggap ada hal yang mencurigakan mengenai referensi kerja yang sudah kamu cantumkan.

Namun, kamu bisa menanyakan tahapan apa yang akan kamu lakukan selanjutnya setelah wawancara selesai dilakukan.

Baca Juga: Apa yang Ditanyakan HRD pada Kontak Referensi Kerja pada saat Pengecekan Referensi?

Pada umumnya, rekruter akan siap menelepon referensi kerja jika mereka sudah menyaring keseluruhan kandidat dan tinggal memiliki beberapa kandidat tersisa.

Jangan Menanyakan Gaji Saat Wawancara Kerja Pertama

Pertanyaan mengenai gaji tentu boleh kamu tanyakan. Namun, kalau ini merupakan wawancara kerja pertama di perusahaan yang kamu lamar, sebaiknya kamu tidak menanyakannya. Kecuali, rekruter menawarkannya terlebih dahulu.

Selain mengenai waktunya, kamu juga harus tahu kepada siapa kamu menanyakannya. Umumnya pertanyaan mengenai gaji bisa kamu tanyakan pada Human Resource Departement (HRD).

Pertanyaan pada Rekruter Mengenai Hasil Wawancara Kerja

Tentunya, kamu tidak perlu menanyakan hasil atau kinerja dari wawancara yang baru saja kamu jalani. Apalagi pertanyaan itu kamu tanyakan kepada rekruter. Namun, kamu bisa menanyakan pertanyaan yang terkait dengan kemampuan yang kamu miliki.

Semisal, “menurut Anda, kemampuan apa yang saya butuhkan atau perlu saya benahi?”. Kalau, rekruter menjawab tidak ada yang perlu dibenahi, itu berarti secara umum wawancara kamu sudah berjalan dengan baik.

Jangan lupa, selain tidak menanyakan pertanyaan-pertanyaan di atas pada rekruter, kamu juga harus mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan rekruter dengan baik. Agar kamu bisa sukses menjalani wawancara kerja dan melanjutkan ke tahapan berikutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here