Bayi Anda Kena Diare? Kenali Jenis Makanan yang Seharusnya Dihindari Sebelum Usia 1 Tahun

Bayi Anda Kena Diare? Kenali Jenis Makanan yang Seharusnya Dihindari Sebelum Usia 1 Tahun
Sumber: Healthcastle

Setiap periode pertumbuhan bayi, ia memiliki sejumlah makanan yang seharusnya dihindari dan sebaiknya dikonsumsi untuk mendukung pertumbuhan motorik dan sensorik. Setelah lepas masa menyusui, sang ibu dapat memperkenalkan jenis makanan baru. Namun, ada beberapa kemungkinan sang bayi menjadi sensitif terhadap jenis makanan tertentu. Dan berikut adalah beberapa jenis makanan yang seharusnya tidak dikonsumsi sebelum anak genap 1 tahun.

Jenis Makanan yang Seharusnya Tidak Diberikan pada Anak di Bawah 1 Tahun

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang seharusnya tidak diberikan pada anak di bawah 1 tahun.

  1. Kacang-kacangan dan selai kacang. Memberi makan kacang-kacangan atau selai kacang pada anak di bawah usia 1 tahun bukanlah ide yang tepat. Anda perlu berhati-hati karena ada banyak balita yang diketahui memiliki alergi terhadap kacang dan selai kacang dan ini menjadi salah satu tipe alergi paling berbahaya bagi anak kecil.
  2. Seafood. Alergi seafood adalah sesuatu yang biasa terjadi di tengah masyarakat. Jadi, bila ada salah satu anggota keluarga Anda mengalami alergi terhadap seafood, Anda seharusnya memastikan untuk memeriksakan diri ke dokter anak sebelum anak Anda menggigit kerang, udang, atau jenis seafood lain untuk pertamakalinya. Sebagian orang yang alergi terhadap seafood di masa kanak-kanak, mereka dapat tumbuh secara alami saat bertambah tua. Jadi, tunggulah sampai anak Anda berumur lebih dari 1 tahun sebelum Anda memperkenalkan seafood yang menurut Anda lezat.
  3. Madu. Bakteri lostridium botulinum cukup berlimpah pada madu. Jenis bakteri ini dapat menyebabkan botulisme, yaitu kelumpuhan otot dan sejumlah penyakit serius laina. Ini adalah alasan kenapa madu tidak menyebabkan kondisi tersebut pada orang dewasa karena orang dewasa memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup kuat untuk melawan bakteri tersebut. Namun, hal tersebut tidak berlaku pada balita. Jadi, Anda disarankan untuk menunggu sampai anak Anda berusia lebih dari 1 tahun untuk memperkenalkan madu padanya. Pada saat itu, sistem kekebalan tubuh sang anak semakin kuat untuk mengatasi pengaruh Clostridium.
  4. Cokelat. Sebagian besar anak kecil atau sebelum sekolah yang Anda tahu pasti menyukai cokelat. Namun, Anda jangan lupa bahwa kafein adalah salah satu bahan utama dalam cokelat yang seharusnya tidak diberikan kepada anak di bawah 1 tahun. Bahkan bila ia telah melewati usia 1 tahun, Anda perlu memastikan bahwa memberikan cokelat hanya dilakukan sekali-kali saja. Kenapa? Karena gula berlebih yang terkandung dalam cokelat lebih berbahaya bagi anak-anak ketimbang efek positif yang ditimbulkan.
  5. Gandum gluten. Ini merupakan sebuah tipe protein yang sulit dicerna oleh anak-anak. Gandum adalah sesuatu yang mengandung gluten berlimpah. Inilah alasan kenapa banyak anak balita yang menderita alergi terhadap gandum. Namun, sebagian besar balita yang awalnya alergi terhadap gandum akan tumbuh dengan normal setelah lewat 1 tahun. Oleh karena itu, sebelum Anda memperkenalkannya, tunggulah sampai ia berumur lebih dari 1 tahun.
  6. Susu sapi. Produk susu ini memiliki sejumlah protein dan mineral. Sementara nutrisi tersebut baik untuk orang dewasa, namun tidak mudah dicerna oleh balita. Pada kasus ekstrim, hal ini justru dapat menyebabkan masalah ginjal pada anak Anda. Lebih dari itu, susu sapi tidak mengandung nutrisi esensial yang diperlukan oleh anak untuk pertumbuhan dan perkembangan yang efektif. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk memberi susu sapi kenapa anak kecil. ASI adalah makanan paling ideal untuk anak di bawah 1 tahun.
  7. Putih telur. Seringkali, anak kecil ditemukan alergi pada putih susu hingga menyebabkan muntah-muntah, diare, dan menimbulkan ruam. Jadi, bila anak Anda baru mulai diperkenalkan makanan pada, disarankan agar Anda menjauhkannya dari putih telur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here