3 Jenis Zat Asam yang Populer Digunakan sebagai Perawatan Wajah

Sudah sejak lama, zat asam atau acid menjadi bahan perawatan kulit yang populer. Ada banyak jenis asam yang bisa digunakan untuk perawatan wajah, namun bagi beberapa orang memahami jenis asam bukanlah yang mudah mudah.

Nah, buat kamu yang ingin mencoba menambahkan zat asam ke dalam perawatan kulit harian, yuk ketahui beberapa  jenis zat asam yang populer digunakan untuk mempercantik kesehatan kulit!

Exfoliating Acids: Zat Asam Pengelupasan

Untuk mendapatkan wajah yang cerah, kamu bisa mengandalkan zat asam yang bekerja mengelupas kulit mati. Salah satu jenisnya adalah asam alfa-hidroksi (AHA) yang mungkin sudah tidak asing bagi banyak orang.

AHA bersifat hidrofilik dan berinteraksi dengan molekul air di lapisan atas kulit, yang kemudian memicu efek pengelupasan. Lantas, jenis AHA mana yang terbaik untuk wajah kita? Terdapat beberapa jenis yang perlu kamu ketahui seperti berikut ini:

Asam glikolat (untuk menyamarkan garis-garis halus)

Zat asam ini memiliki molekul terkecil dari semua AHA, sehingga menembus hingga lapisan paling dalam dengan cepat. Melansir Women’s Health Australia, zat ini bekerja dengan memulai sintesis kolagen dan meningkatkan asam hialuronat di lapisan kulit yang lebih rendah, sehingga mampu menyamarkan garis-garis halus dan kerutan.

Asam glikolat sangat efisien dan hanya membutuhkan satu aplikasi untuk menghasilkan hasil. Namun, karena kerjanya cukup cepat, zat asam inirentan menyebabkan iritasi.

Jadi, untuk penggunaan pertama kali, lebih baik gunakan produk yang mengandung asam glikolat sebanyak 3 hingga 5 persen saja, dan jika sudah mulai terbiasa, kamu bisa gunakan produk dengan komposisi zat asam 10 persen.

Asam laktat (untuk kulit kering)

Ingat kisah Cleopatra yang gemar mandi dengan susu? Yah, hal ini dirasa perawatan kulit yang tepat karena untuk sebagian orang karena susu adalah sumber asam laktat. Berbeda dengan asam glikolat, asam laktat molekulnya lebih besar sehingga mereka tidak menembus sedalam-dalamnya untuk memicu pengelupasan itu.

Jika kamu memiliki kulit kering atau sensitif, asam laktat cocok buat kamu. Pasalnya, pada persentase rendah, sekitar lima persen, asam laktat dapat bertindak sebagai humektan yang akan bekerja menarik kelembaban ke dalam kulit saat terkelupas. Gunakanlah produk dengan perpaduan asam glikolat dan asam laktat untuk mendapatkan hasil terbaik.

Baca Juga: Duh, Perawatan Wajah dengan Telur Mentah Ternyata Bahaya!

Asam Mandelic (untuk kulit dengan masalah pigmentasi dan jerawat)

Seperti AHA lainnya, sifat pengelupas mikro zat asam mandelic membantu mengangkat kelebihan pigmen dari permukaan kulit. Efeknya yang lembut juga menjadikannya pemenang bagi mereka yang memiliki warna kulit lebih gelap. Terlebih bagi mereka yang harus menghindari asam glikolat dan laktat karena iritasi yang ditimbulkannya dapat menyebabkan hiperpigmentasi pasca-inflamasi.

Tak hanya itu, asam mandelic juga memiliki sifat antibakteri, yang membantu mengatur produksi sebum sehingga mencegah jerawat muncul. Produk dengan asam mandelat lima persen akan cukup lembut untuk penggunaan sehari-hari.

Gunakanlah produk asam mandelat pada malam hari karena AHA meningkatkan sensitivitas kulit. Dan jangan lupa untuk menerapkan SPF harian juga pada waktu siang hari.

Asam salisilat (untuk kulit berminyak dan jerawat)

Bukan hanya AHA yang akan mengeksfoliasi kulit, tetapi salisilat sebagai beta hydroxy acid (BHA) berfungsi sebagai kryptonit untuk jerawat. Asam salisilat adalah satu-satunya asam yang mampu menyusup ke lapisan pori-pori, sehingga dapat menghilangkan kotoran, sel-sel mati dan sebum yang terperangkap.

Asam ini juga dengan cepat mengembalikan aliran minyak keluar dari pori-pori, sehingga kecil kemungkinan tersumbat dengan puing-puing yang mengarah ke komedo dan jerawat. Asam salisilat dengan kekuatan 0,5 hingga dua persen cukup lembut untuk digunakan di rumah.

Moisturising Acids: Zat Asam yang Melembabkan

Asam Hyaluronic

Kamu pasti sudah tidak asing dengan zat asam jenis ini, karena zat ini cocok untuk semua jenis kulit. Asam ini bekerja secara alami di dalam tubuh dan melembabkan kulit dengan mengikat air ke kolagen.

Dengan menarik air dari sekitar wajah, asam hyaluronic akan menjaga sel-sel tetap sehat. Kamu bisa menambahkan produk dengan asam Hyaluronic untuk menjaga kelembapan kulit, terutama dengan seiring bertambahnya usia yang menyebabkan kulit mudah mengalami dehidrasi.

Treatment Acids: Zat Asam untuk Perawatan

Asam L-askorbat

Zat asam ini baik untuk mengatasi kerusakan kulit akibat radikal bebas. Asam ini adalah antioksidan kuat yang akan menangkal kerusakan akibat radikal bebas yang disebabkan oleh faktor lingkungan seperti paparan sinar matahari dan polusi. Asam L-askorbat merupakan bentuk terkuat dari vitamin C.

Namun, asam ini memiliki kelemahan ketika mengalami kontak dengan udara dan panasnya teroksidasi, maka manfaatnya menghilang. Oleh karena itu, lima persen serum vitamin C yang stabil akan lebih efektif daripada serum 25 persen yang tidak stabil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here