Punya Karyawan Working Mom yang Potensial? Begini Cara Mempertahankannya!

karyawan working mom
Sumber : Oil and Garlic

Tingkat turnover di suatu perusahaan turut dipengaruhi oleh jumlah karyawan yang berstatus working mom. Karena karyawan working mom memang rentan mengundurkan diri dengan alasan keluarga sebagai prioritas. Kalau perusahaan Anda memiliki banyak karyawan potensial yang berstatus working mom, Anda tak perlu terlalu khawatir. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankannya.

Biasanya, Karyawan Working Mom akan Mengurungkan Niat Resign Jika Mendapatkan Beberapa Hal Ini

Jam Kerja yang Lebih Fleksibel

Sumber : Right Copy Writer

Seorang karyawan working mom pasti ingin menikmati lebih banyak waktu bersama buah hatinya. Oleh sebab itu, jam kerja yang lebih fleksibel merupakan salah satu privilege yang sangat istimewa. Tidak semua perusahaan mau memberikan fasilitas yang satu ini. Perusahaan bisa menetapkan jam kerja fleksibel asalkan working mom tetap bersedia hadir di kantor untuk hal-hal penting. Sehingga, karyawan working mom bisa tetap bekerja secara produktif tanpa kehilangan momen bersama keluarga.

Baca Juga: Wajib Tahu! Beberapa Masalah Karyawan Wanita yang Kerap Terjadi di Perusahaan

Tunjangan untuk Anak

Sumber : Koran Merdeka

Kebutuhan anak memang harus didukung kondisi finansial yang stabil di zaman modern ini. Itulah sebabnya karyawan working mom pasti sangat senang jika bisa memperoleh tunjangan anak, misalnya tunjangan berupa jaminan kesehatan. Karena tunjangan tersebut belum tentu diperoleh di tempat kerja lain, sudah pasti working mom akan semakin loyal terhadap perusahaan. Kondisi finansial pribadi karyawan working mom sangat terbantu dengan adanya tunjangan untuk buah hati.

Jadwal Kerja yang Pasti

Sumber : Peninsula Group Limited

Semua karyawan pasti tak suka jika sering-sering dituntut menghadiri urusan kantor yang mendadak. Hal tersebut juga menjadi beban besar bagi para karyawan working mom. Alangkah lebih baik jika perusahaan bijak menentukan jadwal pekerjaan. Sehingga, para working mom tidak repot mengatur waktu bekerja ketika sedang bersama keluarga. Seorang working mom pasti lebih memilih berbisnis atau bekerja online secara mandiri daripada harus sering-sering mengorbankan waktu bersama anak.

Perencanaan Cuti yang Mudah

Sumber : Smart Mama

Karyawan working mom kerap membutuhkan cuti ketika anak sakit atau ada urusan sekolah. Inilah yang membuat perusahaan mesti lebih peka menyiapkan sistem cuti yang mudah. Anda harus memastikan kalau para karyawan yang berstatus working mom tidak mengurus cuti terlalu mendadak. Supaya pekerjaan yang ditinggalkan masih bisa ditangani oleh karyawan lainnya. Kepentingan kantor pun tak akan terbengkalai selama working mom sedang mengambil cuti.

Keberadaan karyawan working mom bukanlah hambatan bagi kemajuan perusahaan. Potensi besar yang dimiliki para working mom justru dapat memajukan perusahaan jika dikelola dengan cara yang profesional. Apakah Anda punya pengalaman berkesan dengan working mom di perusahaan Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here