Negative Self-talk: Kenapa Kebiasaan Ini Buruk untuk Mencapai Sukses?

Setiap orang tentu ingin memiliki peluang tak terbatas, hubungan yang baik, tubuh sehat, hati yang bersih, pikiran yang tajam, skill luarbiasa, dan keamanan finansial. Lalu, kenapa sulit untuk bisa menggapai itu semua?

Faktor penyebabnya bisa jadi karena negative self-talk. Yaitu, suara dalam hati yang meyakinkan diri bahwa Anda tidak cukup pintar, tidak cukup kuat, dan tidak mahir untuk melakukan apa yang diinginkan dalam hidup. Lalu, kenapa negative self-talk adalah kebiasaan buruk?

Tipe Negative Self-Talk

Menurut Mayo Clinic, ada 4 tipe negative self-talk, yaitu,

  • Filtering. Anda memperbesar aspek negatif dalam tiap situasi. Misalnya, berat badan Anda naik 2 kg minggu ini. Anda fokus pada hal tersebut dan mengabaikan fakta bahwa Anda dapat menurunkan berat badan sebanyak 1,5 kg bulan ini.
  • Personalisasi. Anda selalu menyalahkan diri sendiri untuk segala sesuatu. Sebagai contoh, Anda mendengar bahwa latihan sepakbola akan dibatalkan dan Anda menganggap bahwa pembatalan tersebut disebabkan karena tidak ada teman yang mau berada dekat dengan Anda.
  • Catastropize. Anda selalu mengharapkan yang terburuk. Misalnya, Anda mengalami ban kempes di pagi hari dan secara otomatis Anda berasumsi sisa hari Anda akan buruk.
  • Polarisasi. Anda melihat sesuatu sebagai hal yang sempurna dan mengerikan. Contohnya, Anda marah pada anak Anda dan kehilangan kesabaran. Anda pun menganggap diri sebagai orangtua yang mengerikan.

Baca Juga: Sering Disebut sebagai Pendengar yang Buruk? Bisa Jadi, Ini Alasannya

Deteksi Dini Bila Anda Melakukan Negatif Self-Talk

Lain kali, saat Anda mendapati diri Anda berbicara hal negatif pada diri sendiri, maka ajukanlah beberapa pertanyaan pada diri Anda, seperti,

  • Apakah saya menyaring hal positif untuk masalah ini?
  • Apakah saya menyalahkan diri sendiri untuk sesuatu yang tidak dapat saya kendalikan?
  • Apakah saya mengharapkan yang terburuk dari ini?
  • Apakah saya melihat sesuatu seperti hitam dan putih?

Bila jawaban Anda ‘iya’, untuk semua pertanyaan tersebut, mundurlah ke belakang dan pertimbangkan apa yang dapat anda lakukan untuk mengubah pemikiran Anda, dari negatif ke positif.

Penting untuk mengendalikan pikiran-pikiran tersebut sebelum menjadi kepercayaan. Sebuah kepercayaan adalah sesuatu yang Anda yakini dan Anda tidak ragu bahwa itu benar.

Semakin cepat Anda mengatasi pikiran negatif tersebut, semakin cepat pula Anda dapat memajukan hidup dan bisnis Anda.

Langkah Menghentikan Negative Self-Talk

Sudah jelas bila negative self-talk menghalangi kemajuan dan mencegah Anda dari menjalani hidup yang pantas Anda terima. Jadi, bila perasaan itu muncul, lakukan tiga metode berikut.

  • Respon suara hati, jangan mengabaikannya. Turunkanlah volume suara batin Anda dan ciptakanlah suara batin yang mengasuh untuk menggantikannya. Ketika Anda membuat kesalahan, maafkan diri Anda, belajar dari kesalahan, terus maju, dan bukannya malah terobsesi padanya. Daripada mengabaikan negative self-talk, responlah dengan baik. Praktikkan positive self-talk tiap hari dan jangan biarkan negative self-talk merampas potensi Anda dan membuat Anda tak berdaya.
  • Bersikaplah baik pada diri Anda. Cara Anda memilih untuk berpikir dan berbicara tentang diri Anda atau orang lain adalah sebuah pilihan. Anda mungkin telah menghabiskan waktu seumur hidup berbicara negatif tentang diri Anda, tetapi bukan berarti itu harus terus dilakukan. Jadi, jangan pernah mengatakan apapun tentang diri sendiri yang tidak akan Anda katakan pada teman terbaik Anda. Berbaik hatilah pada diri Anda dengan mengembangkan sikap dan pola pikir positif.
  • Berhenti berusaha untuk menjadi sempurna. Ingat, tak ada orang yang sempurna. Melakukan negative self-talk dengan memaksa diri untuk mendapatkan hasil sempurna hanya akan membuat Anda lelah dan tidak pernah merasa puas. Plus, berhentilah membandingkan diri Anda dengan orang lain karena ini hanya akan membuat Anda stres.

Jadi, berhenti yuk melakukan negative self-talk demi kesuksesan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here