6 Karakteristik Konsumen Digital dan Kebiasaannya Saat Belanja Online

Suatu bisnis harus berorientasi pada kepentingan pelanggan agar bisa bertahan di tengah persaingan pasar yang ketat. Selain itu, tren belanja online juga membuat para pebisnis harus lebih jeli memperhatikan karakteristik konsumen digital. Setiap konsumen digital memiliki kebiasaan belanja berbeda-beda sehingga bisnismu harus beradaptasi dengan keunikan tersebut.

Ingin tahu lebih banyak tentang bermacam-macam karakteristik konsumen digital di zaman modern ini? Yuk simak dulu ulasan selengkapnya!

Konsumen yang Berkembang (Evolved Shopper)

Evolved shopper merupakan karakteristik konsumen digital yang telah berbelanja online sejak kecanggihan teknologi mulai hadir. Kebiasaan tersebut membuat tipe konsumen digital ini sangat terbiasa berbelanja online dan sering melakukannya. Evolved shopper biasanya berasal dari masyarakat kalangan ekonomi menengah ke atas.

Baca Juga: Digital Branding: Cara Efektif nan Modern untuk Mempopulerkan Bisnis

Konsumen yang Belanja untuk Gaya Hidup (Lifestyle Shopper)

Karakteristik konsumen digital ini memang agak mirip dengan evolved shopper, sama-sama berasal dari kalangan ekonomi menengah ke atas. Biasanya konsumen yang satu ini menjadi pelanggan tetap pada satu atau dua platform e-commerce dan termasuk kalangan yang loyal dalam melakukan aktivitas belanja online.

Konsumen yang Belanja Sesuai Kebutuhan (Purposeful Shopper)

Purposeful shopper biasanya tidak menghabiskan uang sebanyak evolved shopper dan lifestyle shopper. Karakteristik konsumen digital yang satu ini cenderung membeli barang-barang secara online sesuai kebutuhan. Tipe konsumen ini terbilang hemat dan jarang tergoda dengan barang-barang bersifat konsumtif.

Konsumen yang Gemar Membandingkan Harga (Value Hunter)

Proses membandingkan harga yang mudah saat belanja online membuat value hunter leluasa melakukannya. Karakteristik konsumen digital ini membuat seseorang rela meluangkan waktu lebih banyak demi mendapatkan harga termurah. Biasanya value hunters akan mengunjungi beberapa platform e-commerce sebelum menentukan pilihan.

Konsumen yang Jarang Belanja Online (Recent Spenders)

Orang-orang dengan karakteristik konsumen digital ini biasanya jarang berbelanja online. Penyebabnya bisa bermacam-macam, misalnya gagap teknologi (gaptek) atau merasa kurang puas bila tidak berbelanja ke toko fisik.

Generasi Z

Pada awal tahun 2020, mayoritas generasi Z baru masuk ke dunia kerja sehingga pendapatannya masih terbilang rendah. Salah satu kebiasaan unik yang dilakukan karakteristik konsumen digital dari kalangan generasi Z adalah berbelanja online untuk produk-produk yang sulit didapatkan secara langsung.

Di antara keenam karakteristik konsumen digital tersebut, manakah yang paling sesuai dengan kondisimu?

Mulai sekarang, mari menjadi pribadi yang cermat saat berbelanja online agar dapat berhemat secara maksimal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here