Kebiasaan Ini Sering Dilakukan oleh Karyawan yang Detail Oriented

Detail oriented atau ketelitian tinggi merupakan salah satu kecakapan yang diperlukan dalam bekerja. Dengan memiliki ketelitian yang tinggi, kualitas pekerjaan yang dihasilkan diharapkan menjadi lebih baik.

Karyawan yang memiliki ketelitian tinggi tidak hanya mencurahkan perhatiannya pada target atau tujuan. Lebih dari itu, ia juga memperhatikan hal-hal kecil yang juga diperlukan untuk mencapai tujuan.

Mungkin kamu bertanya, apakah saya termasuk orang yang punya tingkat ketelitian tinggi? Untuk mengetahui hal tersebut kamu perlu mengetahui beberapa kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang yang memiliki ketelitian tinggi.

Karyawan yang Detail Oriented Punya Kebiasaan Ini

Dalam melakukan pekerjaan, karyawan yang detail oriented punya kebiasaan tertentu yang sering dilakukan. Dengan kebiasaannya tersebut, ia terhindar dari kecerobohan yang bisa mengakibatkan kegagalan atau menurunnya kualitas pekerjaan. Berikut di antaranya:

  • Selalu mempersiapkan diri.
  • Punya rasa ingin tahu yang besar.
  • Mengingat hal-hal yang kecil.
  • Sering mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis.
  • Sering membaca sesuatu berulang kali. Penyusunan kata dan kalimat juga tidak luput perhatiannya.
  • Selalu memperhatikan bahasa tubuh rekan kerja. Dalam hal ini ia juga peka terhadap perubahan yang terjadi di sekelilingnya.
  • Rapi dan teratur.
  • Mengutamakan efisiensi dan efektifitas dalam menyelesaikan pekerjaan.

Baca Juga: 5 Skill yang Harus Dimiliki Kalau Ingin Jadi Karyawan Tangguh

Kelebihan dan Kekurangan

Karena ketelitian dalam bekerja, karyawan yang detail oriented mampu bekerja lebih baik dibandingkan karyawan lainnya. Meski demikian, bukan berarti kebiasaannya tidak berefek negatif. Berikut ini kelebihan dan kekurangan yang didapatkan jika kamu merupakan karyawan yang teliti:

Kelebihan

Karyawan yang teliti mampu meminimalisir kesalahan. Sehingga kualitas pekerjaannya terjaga. Karyawan yang teliti juga mampu menjamin proses kerja berjalan dengan baik. Karena ia mampu mengorganisir pekerjaan dan mengidentifikasi masalah dengan lebih baik. Bagi sebuah tim, memiliki anggota tim yang teliti merupakan nilai tambah.

Kekurangan

Karyawan yang teliti seringkali dianggap cerewet atau perfeksionis. Kalau ia seorang atasan, bawahannya sering menganggapnya tidak mudah percaya, atau terlalu ketat dalam mengawasi pekerjaan (micromanaging).

Karyawan yang punya ketelitian tinggi juga seringkali terobsesi dengan tugas atau pekerjaannya. Sehingga ia menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menyelesaikannya. Dengan kata lain, ia melupakan tujuan atau target yang harus dicapai.

Selain itu, karyawan yang seperti ini umumnya juga takut gagal dan sulit menerima atau menyesuaikan diri terhadap perubahan.

Nah, dengan mengetahui beberapa hal diatas, sekarang kamu bisa mengetahui apakah kamu merupakan salah satu karyawan yang detail oriented.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here