Kemendag Ajak Alibaba.com Siapkan Platform Market Brief untuk UKM

Aplikasi market brief yang telah dilakukan Kemendag bekerja sama dengan atase di Eropa. (Mega.Fransisca/Job-Like Magazine)

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan berkolaborasi dengan Alibaba.com untuk menyediakan platform informasi yang dibutuhkan para pelaku bisnis untuk mengekspor produk mereka. Cukup satu klik maka informasi gambaran peluang pasar langsung tersedia.

Model market brief ini sebenarnya sudah dijalankan Kemendag bersama beberapa perwakilan Indonesia di luar negeri. Antara lain, atase di Hamburg (Jerman), Milan (Italia), Barcelona (Spanyol), Sydney (Australia), dan Hungaria, melalui aplikasi Europe in your hand.

Aplikasi ini menyediakan informasi lengkap mengenai pasar di Eropa, seperti jenis produk yang diminati, persyaratan ekspor, pajak yang dikenakan, hingga proses perizinannya. Akses informasi serupa untuk para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) akan tersedia di market place Alibaba.com.

Menurut Bambang Jaka Setiawan, Direktur Peningkatan Akses Pasar, Direktorat Ekspor dan Import, Kemendag, sudah waktunya UKM melebarkan bisnis mereka ke ranah ekspor mengingat banyaknya potensi produk yang bisa bersaing secara global. Hanya saja, kendala yang ada sekarang ini terbentur oleh minimnya pengetahuan ekspor yang mereka miliki.

“UKM sudah mulai diajak lari, jangan hanya berada di zona nyaman. Kita mulai garap secara terintegrasi. Untuk market brief ini, cukup klik lalu langsung terkoneksi,” ujarnya.

“Contoh Europe in your hand ini aplikasi berbasis web untuk kedua pihak. Misalnya, untuk seller, bisa mengetahui regulasi di Uni-Eropa, klik saja. Atau mengenai urusan kepabeanan. Untuk buyer, mau mencari produk kopi, ada di sini.”

“Kami akan berkolaborasi dengan Alibaba.com. Nanti bisa mendapatkan informasi pasar Eropa, mengenai custom clearance untuk produk, mengurusnya di mana, seperti apa pajaknya, sertifikasi produk yang dibutuhkan, atau biaya fiskal di negara tujuan.”

Baca Juga: Bidik Pasar Ekspor, UKM Harus Ubah Mindset Offline ke Online

Kemendag Berharap Adanya Dukungan dari Perbankan

Bambang Jaka Setiawan, Direktur Peningkatan Akses Pasar, Direktorat Ekspor dan Import, Kemendag. (Mega.Fransisca/Job-Like Magazine)

Program Kemendag memajukan UKM menuju pemasaran global melalui media non-konvesional memang tengah gencar dilakukan. Roadshow seminar edukasi mengenai ekspor dan digital marketing digelar di beberapa kota. Bambang menilai banyak UKM belum memahami strategi digital marketing yang tepat.

Semisal, perihal kecepatan respon terhadap calon buyer yang belum diperhatikan dengan baik, kecepatan proses pengiriman produk, atau kecepatan transaksi online yang notabene menjadi salah satu poin vital dalam pergerakan bisnis di era revolusi 4.0.

“Melalui seminar-seminar ini kami memberikan edukasi dan arahan kepada perusahaan dan UKM, bukannya untuk meninggalkan media konvensional, tetapi mulailah untuk mencoba satu ekosistem baru untuk promosi dan jualan dalam konteks ekspor.”

“Karenanya, kami harus mempersiapkan ekosistem market place di Indonesia. Untuk itu kami mengharapkan adanya dukungan dari banking. Kami bisa berkolaborasi dengan perbankan, baik BNI dan Mandiri.”

Beri komentar Anda tentang artikel ini