Waspada! Kenali Ciri-Ciri Loker Palsu agar Kamu Tak Mudah Diperdaya

Semua orang tentu ingin segera bekerja bila sedang menganggur. Jika kamu dalam posisi tersebut, kamu harus tetap mengutamakan logika saat mencari kerja. Jangan mudah tergiur dengan lowongan kerja (loker) yang menjanjikan banyak benefit. Kenali dulu ciri-ciri loker palsu supaya tak mudah terperdaya dengan iming-imingnya.

Jadi, seperti apa sih ciri-ciri loker palsu yang wajib diwaspadai? Inilah ulasan selengkapnya!

Memakai Nama Perusahaan yang Bonafide

Ciri-ciri loker palsu yang paling menonjol adalah menggunakan nama perusahaan yang bonafide dan dikenal banyak orang. Cara ini dilakukan untuk menggugah ketertarikan para pelamar kerja. Peluang karier yang menjanjikan di perusahaan besar jelas akan membuat siapa pun tergiur dan berusaha meraihnya.

Baca Juga: Yuk Mencermati Masa Kadaluarsa Lowongan Kerja, Jangan Asal Kirim Lamaran!

Menyebarkan Lowongan Kerja Melalui Broadcast

Lowongan kerja yang disebarkan melalui broadcast juga harus kamu waspadai. Penyebaran via broadcast adalah ciri-ciri loker palsu yang sebenarnya mudah dikenali.

Pada umumnya, perusahaan akan mencantumkan informasi lowongan kerja melalui akun media sosial resmi, website resmi, atau portal lowongan kerja online. Broadcast message berisi lowongan kerja dilakukan untuk menarik perhatian banyak orang dalam waktu singkat.

Memakai Alamat Email yang Tidak Profesional

Alamat email yang terkesan tidak profesional juga merupakan salah satu ciri-ciri loker palsu. Semua perusahaan besar maupun startup pasti memiliki email resmi untuk berbagai kepentingan.

Jadi, kamu harus mulai curiga dengan lowongan pekerjaan yang memakai alamat email sembarangan, bukan email korporat yang mencerminkan profesionalitas dan reputasi perusahaan.

Mencantumkan Besaran Gaji yang Fantastis

Para fresh graduate biasanya mudah terjebak dalam iming-iming gaji fantastis dalam lowongan kerja palsu. Padahal, ciri-ciri loker palsu ini memang sengaja dibuat untuk memikat banyak orang.

Alangkah lebih baik bila kamu mencari tahu standar gaji untuk pekerjaan tertentu yang diinginkan supaya tidak rentan terjebak lowongan kerja palsu.

Meminta Biaya dengan Beragam Alasan

Tujuan orang mencari pekerjaan adalah untuk memperoleh pemasukan. Jadi, sangat tak masuk akal jika kamu diminta membayar biaya dengan beragam alasan, misalnya biaya penempatan, administrasi, deposit, jaminan kerja, atau alasan lainnya. Meminta biaya di awal proses lamaran kerja adalah ciri-ciri loker palsu yang harus lekas kamu tolak agar tidak terjebak lebih jauh.

Proses mendapatkan pekerjaan yang tidak mudah memang tak boleh mengurangi ketelitianmu dalam menyikapi lowongan kerja. Jadilah calon karyawan yang cerdas dan peka menyikapi modus penipuan di dunia kerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here