Jangan Sia-Siakan Waktu, Ini Tanda-Tanda Rekruter Tidak Profesional

Untuk menarik perhatian rekruter, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Diantaranya, yaitu dengan mengirimkan lamaran kerja atau mengunggah profil di situs pencarian kerja. Tapi, tidak semua rekruter punya profesionalitas kerja lho. Karenanya, kamu harus tahu tanda-tanda rekruter yang tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

Rekruter yang tidak profesional berarti ia tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Lebih dari itu, ia punya tujuan lain selain mencari dan mendapatkan kandidat karyawan.

Mengapa kamu harus tahu mana rekruter profesional dan mana yang tidak? Karena ketika kamu dihubungi oleh rekruter yang tidak profesional, waktu dan tenagamu bisa terbuang percuma. Bahkan, kamu bisa menjadi korban penipuan. Berikut ini tanda-tanda rekruter yang tidak profesional

Hindari Rekruter yang Tidak Profesional

Salah satu tanda rekruter tidak profesional, yaitu ia menawarkan posisi yang bertolak belakang dengan kemampuan yang kamu miliki. Hal ini bisa terjadi karena ia tidak memiliki pemahaman yang baik mengenai job description.

Selain itu, ia juga menanyakan gaji yang kamu terima di perusahaan sekarang atau sebelumnya. Padahal umumnya, pertanyaan mengenai gaji ditanyakan pada saat wawancara kerja dilakukan. Tidak jarang ia juga menanyakan pertanyaan pribadi lainnya, semisal status pernikahan atau jumlah anak.

Tanda lainnya, yaitu ia terlalu sering menghubungimu. Bahkan, ia memaksa untuk berbicara denganmu meskipun kamu sudah menolaknya. Tidak mengherankan jika rekruter yang seperti ini juga melakukan email spamming untuk mendapatkan kandidat karyawan.

Baca Juga: Segera Kirim CV Kamu, Perusahaan Layak Dilamar Kalau Punya Ini

Tanda-Tanda Rekruter yang Bekerja dengan Baik

Kalau rekruter bisa bekerja dengan profesional, tentu kamu harus menjawab atau melayani permintaannya. Salah satu tandanya, yaitu ia akan berusaha mengetahui rencana dan tujuan akhir kariermu. Ia juga akan menghargai kemampuan yang kamu miliki. Caranya dengan menawarkan posisi yang memang kamu inginkan.

Jika kamu harus melalui serangkaian tahapan sebelum diundang wawancara, rekruter yang profesional akan menjelaskan apa-apa saja yang harus dilakukan atau diperlukan. Dalam hal ini, ia akan selalu menghubungimu secara berkala, meskipun mungkin kamu gagal untuk bisa diundang ke wawancara kerja.

Tanda lainnya, yaitu setelah menghubungimu, rekruter akan langsung memintamu untuk datang ke kantor dan melakukan wawancara kerja. Kamu juga mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap mengenai lokasi wawancara, waktu wawancara dan contact person. Lokasi dan jadwal ini umumnya tidak mudah berubah kecuali kamu yang ingin melakukan perubahan jadwal.

Agar bisa mencapai tujuan karier, tentunya kamu harus mendapatkan posisi atau pekerjaan yang kamu idam-idamkan. Semua itu dimulai dari hubungan yang terjalin antara dirimu dan rekruter. Dengan mengenali mana rekruter yang profesional dan yang tidak, maka berarti kamu peduli pada perkembangan kariermu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here