3 Jenis Kesalahan Membuat CV yang Sering Dilakukan Pelamar Kerja

Kesalahan dalam membuat CV sering dialami para pelamar kerja. Beberapa calon pekerja sering gagal paham bagaimana cara menyiapkan CV yang baik. Kebanyakan orang berpikir bahwa CV yang bagus harus berupa uraian panjang dan terlihat menarik saja.

Kalau kamu sedang berusaha melamar ke beberapa perusahaan, ada baiknya kembali memerhatikan CV yang kamu buat. Jangan sampai kesalahan membuat CV berikut sering kamu lakukan. Cek kembali CV kamu dan lakukan perbaikan mulai sekarang.

CV Makin Bagus jika Berisi Banyak Tulisan

Kesalahan membuar CV yang paling sering banyak dilakukan adalah perihal isi dari CV yang terlalu panjang. Jangan beranggapan bahwa CV makin bagus jika semakin banyak tulisan. Ingat, rekruiter tidak punya banyak waktu untuk membaca semua CV yang masuk, apalagi jika terlalu panjang.

Poin pentingnya bukan di berapa banyak halaman yang ada, melainkan kualitas dari isi CV. Usahakan membuat CV secara lebih ringkas, tapi padat. Hindari penggunaan kalimat yang bertele-tele dan biasakan membuat deskripsi dari info dalam bentuk poin agar lebih mudah dimengerti.

Baca Juga: Pedoman Membuat CV Bahasa Inggris beserta Contohnya, Simak Ya!

Mencantumkan Semua Pengalaman Kerja

Setiap pelamar kerja memang wajib mencantumkan pengalaman kerja di CV. Tapi, perhatikan juga bahwa pengalaman kerja yang kamu tulis harus relevan dengan posisi yang dilamar. Hindari menuliskan semua pengalaman kerja yang tidak berhubungan dengan pekerjaanmu.

Misalnya, kamu tidak perlu menuliskan pengalaman kerja sebagai asisten laboratorium saat kuliah jika kamu melamar posisi pekerjaan kreatif. Jangan buang-buang waktu rekruiter untuk membaca detail pekerjaan yang tidak relevan. Jika kamu melakukan kesalahan membuat CV ini, tidak jarang rekruiter enggan melanjutkan membaca CV.

Desain CV Harus Indah agar Rekruiter Tertarik

Belakangan ini CV kreatif memang sangat diminati para generasi milenial dan generasi Z. Namun, coba renungkan kembali dulu. Benarkah semua pekerjaan yang kamu lamar butuh CV kreatif dengan ragam desain dan tampilan menarik?

Daripada hanya menitikberatkan pada desain, usahakan untuk fokus pada isi CV yang sistematis dan enak dibaca. Kebanyakan pelamar terlalu sibuk memikirkan visual yang menarik tanpa memerhatikan kualitas isi CV. Rekruiter memang bisa tertarik pada CV kreatif, tapi jika isinya kurang baik tentu saja tidak akan lolos.

Nah, apakah kamu juga pernah melakukan kesalahan membuat CV di atas? Jangan lupa untuk rutin cek ulang dan perbaharui CV kamu ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here