Kenali Tipe Pelamar Saat Wawancara, Kamu Pernah Jadi yang Mana?

Pelamar kerja saat wawancara biasanya punya keunikan masing-masing. Bukan hanya mengenai kemampuan atau pengalaman, tetapi juga cara bersikap ketika wawancara. Tahukah kamu, gerak-gerikmu saat wawancara bisa menjadi penentu diterima atau tidaknya kamu di perusahaan?

Setidaknya berikut beberapa jenis tipe pelamar saat wawancara yang pasti ditemui. Bisa jadi nih, kamu ada di salah satu jenis tipe berikut. Ngaku deh, kamu pernah menjadi yang mana?

Pelamar Percaya Diri

Pelamar kerja saat wawancara yang datang dengan percaya diri tinggi sebenarnya sangat jarang ditemukan. Maklum, mayoritas orang yang hendak diwawancara biasanya grogi atau cemas. Jadi, tipe yang satu ini terbilang cukup langka ditemukan HRD nih.

Salah satu tanda jelas dari orang yang percaya diri ini adalah sangat menikmati proses wawancara, bahkan ketika diberi pertanyaan sulit. Kebanyakan orang tipe ini mungkin sudah sering mengikuti wawancara atau terbiasa bicara di depan banyak orang. Pelamar dengan rasa percaya diri tinggi sanggup membuat HRD betah berlama-lama untuk mencari tahu lewat wawancara loh.

Pelamar Deg-Degan

Nah, kalau ini merupakan tipe pelamar kerja yang mayoritas dimiliki semua orang saat wawancara. Deg-degan alias grogi menjadi satu hal yang sangat sulit untuk disembunyikan. Parahnya, perasaan cemas berlebih mampu merusak momen wawancara menjadi berantakan.

Tanda orang yang mudah grogi saat wawancara dapat dilihat dari cara dia menjawab pertanyaan. Ada kalanya kepeleset lidah, tidak fokus pada pertanyaan, hingga mendadak kehilangan kata-kata. Saat hal ini terjadi padamu, cobalah untuk menenangkan diri dengan berulang kali menarik dan menghembuskan napas perlahan.

Baca Juga: Tips Move On selepas Gagal Lolos Wawancara, Biar Nggak Sedih Terus!

Pelamar Pasrah

Ada juga tipe pelamar kerja yang pasrah saat wawancara. Pasrah di sini artinya asal hadir dan mengikuti wawancara. Persiapan untuk wawancara pas-pasan dan tidak benar-benar ingin mendapatkan posisi yang dilamar.

Sikap seperti ini sebaiknya tidak kamu miliki ya. Jangan mudah pasrah pada keadaan, sesulit apa pun itu. Berikan usaha semaksimal mungkin setiap dipanggil wawancara dan tidak asal-asalan hadir tanpa bekal persiapan apa pun. Jangan hanya berpikir kamu untung-untungan saja mengikuti wawancara.

Pelamar Siap Kerja

Terakhir, ada pelamar kerja yang sudah tampak siap kerja sejak wawancara. Bukan hanya bekal pengalaman yang cukup, tipe orang ini juga siap memberikan kontribusi terbaik saat wawancara. Perusahaan dapat dengan mudah tergoda untuk merekrut karena kesiapan dia dalam bekerja.

Belajarlah untuk menjadi pelamar tipe ini ya. Gali sebanyak mungkin pengalaman dan kemampuan selagi kamu masih muda. Percayalah, orang yang siap untuk kerja jauh diprioritaskan perusahaan daripada orang paling cerdas sekali pun.

Jadi, kamu termasuk tipe pelamar kerja yang mana nih saat wawancara? Semoga kamu bisa belajar dari wawancara-wawancara sebelumnya untuk menjadi lebih baik ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here