Kenapa Sih Harga iPhone di Indonesia Mahal? Ini Alasannya

Kenapa Sih Harga iPhone di Indonesia Mahal? Ini Alasannya
Source: cnet

Bahkan bagi sebagian orang, harga iPhone dianggap terlalu mahal. Berikut ini beberapa alasan kenapa iPhone menjadi perangkat yang mahal. 

Kinerja kencang, tampilan premium dan update OS yang berkelanjutan adalah beberapa alasan mengapa smartphone iPhone selalu dicari orang. Kendati demikian, dari sisi harga iPhone bukanlah perangkat yang harganya terjangkau.

Apple baru saja merilis beberapa seri iPhone terbarunya pada akhir tahun lalu. Ketiga perangkat tersebut adalah iPhone XR, iPhone XS, dan iPhone XS Max. Untuk varian 64 GB-nya, berikut ini perbandingan harga ketiga perangkat tersebut di negara asalnya dan di Indonesia (kurs US$1 : Rp 14.600).

  • iPhone XR : US $749/Rp 10,9 juta (Amerika) – Rp 15,1 juta (Indonesia)
  • iPhone XS : US $999/Rp 14,6 juta (Amerika) – Rp 20,4 juta (Indonesia)
  • iPhone XS Max : US $1,099/Rp 16 juta (Amerika) – Rp 22,4 juta (Indonesia)

Sedangkan untuk varian-varian lainnya (128/256/512 GB) harga iPhone XR, XS dan XS Max berselisih antara 4 hingga 9 juta rupiah.

Kenapa iPhone Mahal?

Dari data harga penjualan iPhone XR, XS, dan XS Max diatas bisa disimpulkan bahwa harga iPhone menjadi semakin melambung tinggi saat dijual di Indonesia. Lalu mengapa harga iPhone menjadi mahal di negara ini?

Kenapa iPhone Mahal?
Foto: mashable

Samsung masih menguasai pangsa pasar smartphone Indonesia dengan 26,3%. Disusul oleh Xiaomi (19,9%) dan Oppo (15,4%). Sedangkan pangsa pasar iPhone terbilang sangat kecil yakni 5,7%.

Pangsa pasar yang sangat kecil belum menggugah Apple untuk membangun infrastruktur perakitan di Indonesia. Satu-satunya infrastruktur yang dibangun adalah Apple Developer Academy (BSD, Tangerang). Acedemy inilah yang dihitung sebagai pemenuhan persyaratan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sehingga produk Apple diperbolehkan dipasarkan di Indonesia.

Agar iPhone bisa dipasarkan di dalam negeri Apple juga menggandeng Erajaya Group sebagai distributor resmi yang mengimpor dan mendistribusikannya di Indonesia. Biaya import dan operasional distribusi inilah yang menambah harga jual iPhone di Indonesia.

Selain itu, Apple juga harus mengambil keuntungan yang lebih banyak dari produknya, mengingat pangsa pasar yang ada di Indonesia masih kecil. Ini juga menjadi penyebab kenapa iPhone menjadi perangat yang mahal.

Baca Juga: Seiring Meluncurnya Varian Terbaru, Pihak Apple akan Menghentikan Penjualan 4 iPhone Terdahulu

Foto: techinasia

Khusus India, kabarnya Apple tidak lama lagi akan membangun pabrik perakitan di negara tersebut. Kalau kabar ini benar maka harga perangkat iPhone di India nampaknya tidak akan setinggi di negara-negara lainnya. Belum ada kabar apakah Apple juga akan membuka pabriknya di Indonesia. Sebelumnya, Apple telah mendirikan pabrik perakitan di China semenjak 2007.

Untuk iPhone, Apple tidak mendapatkan peningkatan jumlah penjualan yang berarti dalam dua tahun terakhir (2017-2018). Kendati demikian, perusahaan tersebut terus mengalami peningkatan pendapatan. Yakni dari 5% di kuartal pertama 2017 hinggal 29% di kuartal terakhir 2018. Hal tersebut bisa terjadi karena Apple telah menambah selisih harga produksi dan harga jual iPhone menjadi dua kali lipat dalam 5 tahun terakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here