Kerjasama dengan Tokopedia, OVO Merilis Fitur Paylater

Kerjasama dengan Tokopedia, OVO Merilis Fitur Paylater
Source: tirto

OVO telah melakukan kerjasama dengan Tokopedia untuk menyediakan fitur cicilan pembayaran. Dengan demikian pembeli barang di Tokopedia tidak harus membayar lunas harga barang yang dibeli.

Fitur cicilan hasil kerjasama OVO dan Tokopedia tersebut diberi nama OVO Paylater. Fitur ini sudah diluncurkan pada pertengahan bulan ini setelah sebelumnya diujicobakan.

Fitur semacam ini sebelumnya juga sudah diperkenalkan oleh Go-Pay. Melalui aplikasinya, Go-Pay menyediakan fitur cicilan bagi pengguna yang ingin memesan makanan melalui Go-Food. Dengan merilis fitur paylater, OVO menjadi pesaing Go-Pay dalam menyediakan layanan serupa.

OVO Gandeng Tokopedia, Bakal Saingi Go-Pay?

Foto: tek

Untuk mengaktifkan layanan OVO Paylater di Tokopedia, pengguna diharuskan mengisi formulir serta mengunggah KTP dan foto diri. Selanjutnya Tokopedia akan melakukan verifikasi untuk menentukan apakah konsumen dapat menggunakan fitur cicilan ini. Proses verifikasi akan memakan waktu 1 x 24.

Dilansir Katadata, pengguna OVO sudah tersebar di 98% wilayah Indonesia. Sebanyak 77% dari total jumlah pengguna OVO berlokasi di luar kawasan Jabodetabek.

Sebagai penyedia layanan dompet digital, OVO bisa ditemukan di berbagai merchant seperti mall, department store, hypermarket, restoran, coffee shop dan lain-lain. Layanan OVO juga digunakan oleh penyedia layanan transportasi yakni Grab.

Perusahaan yang berdiri dibawah bendera usaha PT Visionet Internasional ini juga telah bekerjasama dengan 200 ribu UMKM. OVO mengklaim jumlah mitranya mengalami peningkatan sebanyak 70% pada akhir tahun lalu. Sementara pengguna OVO meningkat sekitar 400% semenjak dua tahun yang lalu.

OVO merupakan salah satu penyedia layanan dompet digital yang terus meningkatkan transaksinya. Per 2018 lalu perusahaan ini mengklaim telah berhasil mencatatkan transaksi sebesar 1 milliar. Transaksi terbesar datang dari tiga sektor yakni transportasi, e-commerce, dan retail. OVO bahkan disebut-sebut sebagai salah satu unicorn berikutnya setelah Traveloka, Go-Jek, dan Bukalapak.

Baca Juga: Penggunanya Tumbuh 400%, OVO Makin Kokoh di Ranah Dompet Digital

Foto: alinea

Selain sedang mengujicobakan fitur paylaternya bersama Tokopedia, OVO juga sedang mengujicobakan working capital loan. Fitur ini merupakan fitur pinjaman modal kerja yang bisa dimanfaatkan oleh agen, merchant maupun mitra pengemudi Grab.

Sementara itu, Go-Pay mengklaim layanannya masih menguasai pasar transaksi digital. Saat ini, Go-Pay memiliki 240 ribu mitra. Sebanyak 40% di antaranya adalah UMKM.

Layanan Go-Pay juga bisa digunakan untuk melakukan pembayaran tagihan listrik, air, telepon dan TV Kabel. Selain itu, Go-Pay juga bisa digunakan untuk membayar Go-Jek.

Go-Pay juga semakin memperluas layanannya dengan bekerjsama dengan berbagai instansi pemerintah. Karenanya Go-Pay juga bisa digunakan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pengurusan SIM dan SKCK.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here