3 Kesalahan Interview yang Dilakukan Tanpa Anda Sadari

3 Kesalahan Interview yang Dilakukan Tanpa Anda Sadari
Sumber: Recruiter

Merasa gugup saat interview kerja pasti pernah dialami oleh setiap orang. Biarpun Anda sudah melakukan semua persiapan yang diperlukan, namun saat berada di lokasi wawancara kerja dan melihat kandidat lain, serta pewawancara senior, jantung Anda pasti berdebar lebih kencang. Kondisi ini pun memungkinkan Anda melakukan kesalahan interview, yang tanpa Anda sadari membuat pewawancara menganggap Anda sedang membual atau berbohong. Untuk menghindari hal tersebut, segera sadari dan perbaiki sesegera mungkin.

Kesalahan Interview yang Seharusnya Tidak Anda Lakukan

Anda Mengatakan Jika Anda Tidak Pernah Melakukan Kesalahan (Sama Sekali)

Segera Perbaiki! 5 Alasan Kecil yang Membuat Anda Gagal Wawancara
Sumber: Glassdoor

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh pewawancara adalah, ‘Ceritakan pada kami tentang waktu di mana Anda mengalami kegagalan?’ Dapat dikatakan bila ini adalah salah satu pertanyaan jebakan dari pewawancara, sekaligus sebagai salah satu cara untuk mengetahui bagaimana kandidat merespon pertanyaan.

Mengatakan bahwa Anda tidak pernah melakukan kesalahan saat bekerja, hal itu bisa saja membuat pewawancara shock. Kegagalan ini bisa saja berkaitan dengan melewati deadline yang telah ditentukan, mengambil risiko yang tidak dapat ditanggung, mendapatkan nilai buruk di kelas, atau tidak dapat bergabung dengan tim basket.

Respon bahwa Anda tidak pernah melakukan kesalahan dalam kerja seringkali dianggap sebagai bualan semata oleh pewawancara karena memang setiap orang tentu pernah melakukan kesalahan kerja, atau kegagalan saat masih sekolah. Oleh karena itu, pikirkanlah masak-masak sebelum menjawab pertanyaan pewawancara.

Baca Juga: 3 Strategi untuk Menjawab Pertanyaan ‘Apa Kekuatan Terbesar Anda?’ saat Interview Kerja

Anda Mengatakan Sesuatu yang Tidak Pantas

harus diterima bekerja
sumber: rd

Apakah Anda pernah mendengar aturan yang menyatakan bahwa Anda seharusnya tidak menge-post sesuatu di media sosial, kecuali jika bos dan orang tua Anda tidak masalah bila mereka membacanya? Aturan yang sama juga berlaku ketika Anda melakukan wawancara karena kesalahan interview bisa terjadi bila Anda mengatakan sesuatu yang tidak pantas.

Hal ini dapat berkaitan dengan menunjuk orang lain karena perbedaaan agama, ras, gender, latar belakang, serta cara yang menyinggung perasaaan atau menggunakan bahasa tidak pantas. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memerhatikan ‘status post’ di akun media sosial. Karena sekali pewawancara mendapatinya, Anda dapat langsung didiskualifikasi.

Perusahaan kini semakin ketat dalam menyeleksi karyawan, hingga bahkan harus meneliti apa yang dikatakan di akun media sosial. Jika Anda merasa melakukan hal tersebut, segera hapus sekarang. Tidak peduli seberapa nyaman sebuah perusahaan tempat Anda bekerja, namun tidak ada toleransi untuk penyerangan pada orang lain dan kata-kata tidak pantas karena hal tersebut dapat menghancurkan citra perusahaan. Jadi, jangan lakukan kesalahan interview ini bila Anda ingin diterima di perusahaan impian Anda.

Anda Bertindak Seolah Lebih Baik dari Orang Lain

anekdot wawancara
Sumber : mediabistro

Anda merasa terlalu percaya diri dan paling memiliki kualifikasi dibandingkan orang lain? Atau bahkan Anda menganggap bahwa skill Anda lebih hebat serta tidak dapat dibandingkan dengan orang lain dan berlagak angkuh? Tentu saja, sikap seperti ini membuat pewawancara jengah, biarpun Anda memang terbukti memiliki skill dan kualifikasi. Namun, bekerja dengan tim juga berarti harus saling menghargai pendapat orang lain.

Mengatakan pada pewawancara dengan secara tidak langsung seperti, ‘Anda akan sangat rugi bila tidak mempekerjakan saya’, dianggap sebagai bentuk arogansi yang ingin sekali dihindari oleh tiap pewawancara ketika ia harus memutuskan untuk mempekerjakan Anda atau tidak. Kesalahan inteview ini dapat berakibat fatal karena pewawancara akan lebih suka memiliki kandidat karyawan yang rendah hati, namun berpotensi dan memiliki skill daripada orang yang sombong karena hal ini dapat memicu konflik di tempat kerja.