Ini 5 Kesalahan Keuangan yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula

Dengan pengelolaan keuangan yang tepat, bisnis bisa berjalan lancar. Namun, faktor keuangan justru sering menjadi kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para pebisnis pemula.

Kesalahan mengelola keuangan berakibat pada memburuknya cash flow. Sehingga, supply menjadi tersendat dan kebutuhan konsumen tidak terpenuhi dengan baik. Selain itu, kegiatan operasional juga akan terganggu.

Kalau kamu pebisnis pemula, kesalahan mengelola keuangan harus dihindari. Berikut ini di antaranya,

Tidak Memiliki Business Plan

Sebuah bisnis tidak bisa berjalan seperti mengalirnya air. Kamu harus memiliki business plan atau rencana bisnis. Rencana bisnis memandumu dalam menetapkan pengeluaran produksi, operasional, maupun marketing.

Rencana bisnis juga biasanya memiliki target dan batasan waktu. Semisal, target perbulan, per kuartal, atau per tahun.

Tidak Memisahkan Keuangan Perusahaan dan Keuangan Pribadi

Kesalahan lain yang juga sering dilakukan pebisnis pemula adalah mencampur-adukkan keuangan perusahaan dan pribadi. Hal ini biasanya disebabkan karena modal yang dimiliki masih terbatas.

Mencampurkan keuangan perusahaan dan pribadi berakibat pada penggunaan sumber pengeluaran yang salah. Selain itu, nantinya akan menyulitkan perhitungan pajak.

Tidak Mengelola Pajak dengan Baik

Bisnis yang berkembang dengan baik adalah bisnis yang mengelola pajaknya dengan baik. Sayangnya, pebisnis pemula seringkali mengabaikan pengelolaan dan perhitungan pajak.

Padahal, hal ini penting untuk jangka panjang. Membayar pajak tepat waktu menghindarkan pebisnis dari masalah-masalah lain yang bisa muncul di kemudian hari.

Baca Juga: Jangan Lengah, 4 Kesalahan Mengatur Keuangan Ini Sering Dilakukan Lulusan Baru

Tidak Memiliki Dana Cadangan

Sebuah bisnis bisa saja mengalami masalah di tengah jalan. Semisal, supply barang cacat, karyawan tiba-tiba berhenti bekerja atau mesin produksi tiba-tiba rusak. Hal-hal tersebut akan lebih mudah diatasi jika kamu memiliki dana cadangan.

Terlalu Bergantung pada Modal Pribadi

Banyak yang beranggapan kalau membangun bisnis dari awal sebaiknya menggunakan dana pribadi sebagai modalnya. Pendapat tersebut ada benarnya, tapi hal itu tidak bisa berlangsung lama.

Setelah bisnis berkembang, kamu harus berani meminjam modal, alias berhutang. Pinjaman inilah yang akan menjaga cash flow bisnis dan menutupi keperluan yang dibutuhkan untuk pengembangan bisnis.

Kamu tidak perlu khawatir utang akan membuat bisnismu bermasalah, selama memiliki business plan dan dana cadangan.

Nah, dengan memperhatikan beberapa hal di atas, kamu bisa terhindar dari berbagai kesalahan keuangan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here