Jangan Lengah, 4 Kesalahan Mengatur Keuangan Ini Sering Dilakukan Lulusan Baru

kesalahan mengatur keuangan
Sumber: Flickr

Bukan rahasia lagi bila acara kelulusan kuliah menjadi satu momen yang membahagiakan. Namun, Anda perlu tahu bahwa realitas hidup saat Anda masih kuliah dan dunia kerja sungguh berbeda dan Anda mungkin akan terkejut dengan kenyataan tersebut. Namun sayangnya, masih ada banyak lulusan baru yang membuat kesalahan mengatur keuangan. Dan berikut adalah beberapa di antaranya.

Kesalahan Mengatur Keuangan yang Sering Dilakukan Para Lulusan Baru

Mengabaikan Keuangan Pribadi

Cara Anda Menyabotasi Keuangan Berikut Ini Dapat Menunda Perkembangan Finansial
Sumber: Ssslegalconsultancy

Hidup Anda ditentukan oleh situasi keuangan Anda sendiri. Semakin cepat Anda menyadarinya, itu semakin baik. Langkah pertama adalah dengan mengenali apa yang Anda perlukan, sehingga Anda bisa mengambil peran aktif dalam mempelajari tentang manajemen keuangan. Anda perlu mulai membangun sebuah rencana finansial. Memahami konsep keuangan dan membentuk kebiasaan keuangan yang kuat sekarang akan memiliki manfaat jangka panjang.

Rencana finansial Anda dapat fleksibel dan dapat berubah, terutama di awal karir dan kehidupan Anda. Tetapi sekarang adalah waktunya untuk memikirkan kewajiban dan tujuan keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang. Luangkanlah waktu untuk belajar tentang blok untuk membangun keuangan Anda yang penting, seperti memulai dana darurat, kontribusi untuk dana pensiun, atau mulai membeli rumah.

Baca Juga: 5 Pekerjaan Entry Level yang Bisa Dilakukan dari Rumah untuk Lulusan Baru

Terlalu Mengandalkan Gaya Hidup Anda saat Ini

budget untuk gaya hidup
Sumber : Free Press Journal

Ada kemungkinan Anda akan memiliki lebih banyak uang dibandingkan saat Anda masih kuliah dulu. Dan tentu saja, tidak masalah untuk menyesuaikan gaya hidup dari anak kuliahan dan status orang dewasa. Namun, Anda perlu bersikap realistis tentang gaya hidup yang dapat Anda biayai sehingga penting untuk mengatur keuangan dengan bijak.

Ketika Anda mendapat gaji pertama, cobalah untuk memahami dengan tepat berapa banyak yang diperlukan untuk kebutuhan Anda, seperti untuk tabungan dana pensiun, asuransi kesehatan, dan pajak. Selanjutnya, bangun dana untuk mengcover pengeluaran bulanan penting, menabung, dan membayar utang.

Pertimbangkan juga berapa banyak uang tersisa dalam budget yang dapat dialokasikan untuk pengeluaran gaya hidup Anda. Bila Anda ingin dana yang lebih besar untuk pos ini, Anda dapat memotong pengeluaran biaya hidup, mencari tempat tinggal yang lebih mudah, atau dengan mencari pekerjaan sampingan.

Segera Anda akan belajar, bahwa tiap tahun saat Anda menua, prioritas keuangan Anda akan berubah, dan seringkali secara signifikan. Waktu adalah salah satu komponen atas rencana keuangan yang tidak akan Anda dapatkan lagi. Jadi manfaatkanlah waktu saat Anda baru lulus kuliah dan mendapatkan kerja agar fokus untuk menabung sebanyak mungkin.

Menunda Menabung untuk Dana Pensiun

Dana Pensiun

Kesalahan mengatur keuangan lainnya yang juga sering dilakukan oleh lulusan baru adalah seringkali menghabiskan uang untuk hal-hal tidak prinsipil dan mengabaikan usaha untuk mengumpulkan dana pensiun. Anda perlu ingat bahwa Anda tidak akan selamanya muda, dan Anda perlu mulai menabung dana pensiun. Tidak peduli berapa pun kontribusi yang Anda mulai, namun bila dilakukan dengan serius dan terus-menerus, Anda akan lihat hasilnya di kemudian hari.

Memiliki Utang Kartu Kredit

5 Fakta Kartu Kredit yang Cukup Menarik Untuk Anda Tahu
Sumber: Gobankingrates

Memiliki histori kredit yang baik menjadi hal penting untuk menjaga kesehatan finansial Anda secara keseluruhan. Dan menggunakan kartu kredit menjadi salah satu cara yang tepat untuk menetapkan kelayakan Anda mendapatkan kredit. Tetapi, Anda tentu harus bertanggung jawab atas penggunaan kartu kredit.

Sekali Anda memiliki utang kartu kredit, hal ini bisa membebani tagihan Anda tiap bulan. Bila Anda tidak bisa melunasi atau terlambat membayarnya, Anda akan dikenai bunga lebih tinggi, di mana hal ini bisa semakin membebani pengeluaran bulanan. Untuk itu, bijaksanalah dalam memakai kartu kredit. Anda dapat meminimalisir risiko dengan selalu memakai uang tunai saat berbelanja.

Beri komentar Anda tentang artikel ini