Taketogo Perkenalkan Salad Daun Sambung Nyawa, Apa Khasiatnya?

Taketogo, startup kuliner yang mengangkat salad dengan daun sambung nyawa dan insulin. (Foto: Job-Like Magazine/Mega Fransisca)

Biasanya varian sayuran hijau yang digunakan untuk salad adalah selada, kale, dan bayam. Pernahkah kamu menyantap salad dengan daun sambung nyawa? Atau daun insulin? Nama kedua sayuran hijau ini masih terasa asing di telinga kebanyakan orang Indonesia, tapi startup Taketogo justru menggunakan dua tanaman spesial ini sebagai varian utama saladnya.

Seberapa spesial sih daun sambung nyawa dan insulin?

Job-Like Magazine mengunjungi dapur produksi Taketogo, di kawasan Jombang, Tangerang, untuk mengenal lebih dalam khasiatnya.

Daun Sambung Nyawa Ampuh Menurunkan Tekanan Darah

Taketogo menggunakan daun sambung nyawa yang berkhasiat menurunkan tekanan darah. (Foto: Job-Like Magazine/Mega Fransisca)

Daun sambung nyawa merupakan tanaman asli Indonesia yang ampuh mengobati pelbagai penyakit. Khasiatnya mampu menurunkan risiko penyakit cardiovascular, tekanan darah, dan liver, serta bisa meningkatkan umur panjang. Sementara itu, daun insulin berkhasiat untuk menurunkan penyakit diabetes.

Sayangnya, khasiat dua tanaman ini belum banyak diketahui masyarakat. Hal ini mendorong enam mahasiswa Teknik Mesin Universitas Indonesia (UI) untuk mempromosikan daun sambung nyawa dan insulin dengan mendirikan Taketogo yang menawarkan salad yang berisi dua sayuran hijau spesial tersebut.

“Taketogo berawal karena ada disertasi S3 UI mengenai daun sambung nyawa yang bagus untuk kesehatan. Daun sambung nyawa bisa nurunin risiko penyakit jantung, sakit hati. Ada satu daun lagi namanya daun insulin yang bisa menurunkan diabetes,” bilang Darrell Joel Harlis, marketing Taketogo.

“Banyak yang belum tahu tentang kedua sayuran ini, nggak tahu bentuknya seperti apa. Daun insulin bentuknya seperti daun pepaya. Kalau daun pepaya rasanya pahit, daun insulin manis,” jelasnya.

BacaJuga: Cegah Diabetes Sejak Dini, Kenali 5 Tanda Kelebihan Gula Berikut!

Untuk lebih memperkenalkan dua sayuran tersebut, Taketogo menyajikannya secara “virgin”. Artinya, semua sayuran disajikan dalam bentuk asli yang belum terpotong-potong. Penyajian sayuran secara utuh juga dimaksudkan untuk menjaga kadar kesegarannya.

“Semua sayuran nggak dipotong sama sekali sampai tiba di tangan customer. Customer sendiri yang memutuskan dipotong atau nggak. Kenapa begitu? Selain untuk mengedukasi seperti apa sih bentuknya, juga karena ketika dipotong kadar fresh sayur tersebut turun,” ujar Darrell.

Taketogo Menggandeng Pesantren untuk Memproduksi Daun Sambung Nyawa dan Insulin

Jonathan Surya (Finance Taketogo, kiri) & Darrell Joel Harlis (Marketing) berencana membuka garden capital untuk ibu rumah tangga. (Foto: Job-Like Magazine/Mega Fransisca)

Minimnya pengetahuan masyarakat juga dikarenakan masih sedikit petani yang menanam kedua tanaman tersebut. Taketogo sendiri bekerja sama dengan sebuah pesantren di Cipanas untuk memproduksi kedua sayuran tersebut.

Kepada Job-Like Magazine, Darrell bercerita awalnya pihak pesantren tidak memiliki ide untuk mengolah lahan tanah yang mereka miliki. Melihat adanya peluang untuk bekerja sama, Taketogo mencetuskan ide pertanian daun sambung nyawa dan insulin.

“Jarang banget ada orang yang mau produksi sambung nyawa dan insulin. Kami ajak mereka untuk memproduksi speciality leaves ini. Kami juga ingin membantu masyarakat melalui sistem sharing profit,” ujar Darrell.

“Ke depannya kami ingin ada garden capital. Misalnya, ada orang yang punya lahan kecil dan mau dikembangkan, bisa bekerja sama dengan kita. Nggak perlu lahan yang besar, sehingga ibu-ibu yang nganggur akhirnya bisa punya pendapatan.”

Darrell berharap kehadiran Taketogo yang mengangkat daun sambung nyawa dan insulin bisa mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat dengan asupan sayuran dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Sejak dipasarkan pada Februari silam, Taketogo telah meluncurkan tiga varian menu salad, yakni Mexican Salad, California Roll Salad, dan Ceaser Salad. Ketiga varian tersebut dibedakan berdasarkan dressing dan sayuran tambahan lainnya, seperti jagung, wortel, paprika, cherry tomato, edamame, brokoli, dan daun romain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here