Nicky Clarentia Target Wujudkan Kesetaraan Ekonomi bagi Disabilitas

Nicky Clarentia, Director of Strategic Partnership Tenoon, terus berkarya meski memiliki keterbatasan fisik. (FOTO: Job-Like Magazine/Mega.Fransisca)

Mimpi itu gratis, tetapi apakah kamu memiliki kemauan yang kuat untuk mewujudkannya? Ya, mimpi tidak bisa diwujudkan tanpa adanya usaha. Untuk itu, kamu harus segera mengambil sikap dan mengejar mimpi seperti yang dilakukan Nicky Clarentia. Keterbatasan fisik yang dialami Director of Strategic Partnership Tenoon ini tidak menghalanginya untuk menggapai mimpi.

Di masa remajanya, Nicky Clarentia bermimpi untuk keliling dunia meski ia memiliki keterbatasan fisik setelah salah satu kakinya diamputasi. Perlakuan minor dari orang lain atas kondisi fisiknya dan juga angan-angan tingginya tak lantas membuat ia rendah diri. Sebaliknya, Nicky terus menyemangati dirinya dengan berpikir “break your limit”.

Tak hanya sukses mewujudkan mimpinya untuk keliling dunia, kini Nicky menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama para penyandang disabilitas. Selain bekerja untuk Tenoon, ia juga mengerahkan waktu, tenaga, dan pikirannya bersama ThisAble Entreprise.

ThisAble Entreprise bergerak untuk memberdayakan disabilitas di Indonesia agar mandiri secara ekonomi. Misi yang diusung adalah bahwa setiap disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja.

Kepada Job-Like Magazine, Nicky menegaskan total penyandang disabilitas di Indonesia sebanyak 21,8 juta orang atau 8,6 persen dari total populasi Indonesia. Ironisnya, hanya 1,2 persen disabilitas yang baru berdaya di dunia kerja. Kondisi ini yang mendorong Nicky untuk membantu rekan-rekan disabilitas mewujudkan mimpi-mimpi mereka.

“Masih banyak yang belum berdaya. Itu yang mengugah saya. Saya pun bergabung dengan Berdayabareng.com, platform untuk teman-teman disabilitas yang dibawah Tenoon. Kami mengangkat empat pilar, yaitu edukasi, employment service, informasi, dan support system,” ujar Nicky.

Baca Juga: Penyandang Disabilitas Kerja di Generali Indonesia? Mungkin Banget!

“Dengan empat pilar ini kami punya misi memberdayakan teman-teman disabilitas di Indonesia bagian Timur. Indonesia bagian Timur menjadi salah satu region yang menyumbang prevelensi disabilitas tertinggi, khususnya di Sulawesi, sebagai provinsi ketiga dari seluruh provinsi dengan jumlah disabilitas terbanyak, sebesar 12 persen,” tuturnya.

Melalui Berdayabareng.com, para penyandang disabilitas diberi kesempatan untuk mendapatkan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kapasitasnya. Nicky dan timnya juga memberikan sokongan support system melalui sesi sharing agar para penyandang disabilitas tetap terjaga secara mental.

Support system ditegaskan Nicky memiliki peranan yang besar bagi para penyandang disabilitas yang rentan mengalami bullying dari publik. Pasalnya, keterbatasan fisik masih kerap memiliki stigma sebagai sebuah kutukan di beberapa kalangan masyarakat. Berkat support system, Nicky mampu melewati momen suram di masa remajanya dan menggapai mimpinya.

“Saya memiliki support system yang luar biasa dari keluarga dan teman-teman. Tapi, ada teman-teman disabilitas yang tidak memilikinya. Mereka masih dianggap sebagai objek. Padahal mereka juga mampu berdaya dan menunjukkan kemampuannya sehingga tercipta equality,” tutur Nicky.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here