OMDC Dental Clinic: Mengusung Misi Sosial sebagai DNA Perusahaan

OMDC Dental Clinic
Sumber : www.omdc.co.id

drg. Oktri Manessa menyadari bahwa belum semua masyarakat Indonesia mendapatkan pelayanan gigi yang memadai, ketika ia menjalani program Pegawai Tidak Tetap (PTT) di sebuah desa terpencil di Kabupaten Aceh Besar, Desa Ie Alang Masjid. Di hari pertamanya, ia mendapati bahwa tidak sampai 10 orang di desa tersebut yang memeriksakan kesehatan giginya ke poli puskesmas dalam sebulan. Saat itu, Oktri berinisiatif untuk turun langsung dan menemui masyarakat desa. Ternyata, hari itu adalah hari pertama bagi masyarakat desa bertemu dengan dokter gigi. Mereka belum teredukasi dengan baik soal kesehatan gigi, bisa dilihat dari banyaknya masyarakat desa yang tidak memiliki sikat gigi. 3 pandangan masyarakat tentang pergi ke dokter gigi identik dengan mahal, takut, dan malas antri.

Yang kami lihat, di Jakarta yang notabene lebih modern seharusnya kan memiliki pengetahuan yang lebih baik. Awareness masyarakat untuk ke dokter gigi itu seharusnya lebih baik, daripada di wilayah pedalaman seperti tempat PTT saya. Tetapi, ternyata tidak. Fokusnya awalnya kita ingin mengedukasi masyarakat yang tinggal di perkotaan dulu, dan baru nanti masuk ke daerah-daerah lain kemudian masuk ke pedalaman-pedalaman,” tutur Founder OMDC Dental Clinic, drg. Oktri Manessa.

Keinginan untuk mendirikan poli gigi agar dapat menjangkau masyarakat lebih banyak, direalisasikan sepulangnya ke Jakarta. Oktri bersama sang suami Toto Hidayatulloh Syarief mendirikan poli gigi pertamanya di daerah Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada Mei 2013. Sesuai dengan misinya yakni mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memeriksakan kesehatan gigi dan mulut, drg. Oktri dan Toto terus mengembangkan OMDC Dental Clinic dengan membuka OMDC Dental Clinic pertama di Mampang, Jakarta Selatan pada Agustus 2014. Sejak saat itu, OMDC Dental Clinic terus berkembang hingga kini memiliki 5 cabang yang tersebar di area Jabodetabek.

Visinya adalah kami ingin memiliki 5 dental clinic di 5 cabang daerah dan kami ingin menjadi RSGM (Rumah Sakit Gigi dan Mulut). Kenapa harus di 5 daerah? Supaya kami bisa masuk ke seluruh wilayah, tidak hanya di Jakarta Selatan saja tapi juga ke daerah-daerah lain, yang memang banyak yang sekali masyakarat yang menginginkan adanya OMDC di wilayah-wilayah mereka,” jelas Toto Syarief Hidayatulloh selaku CEO OMDC Dental Clinic. 

Baca Juga: Cerita Bankir yang Bantir Setir Jadi Seorang Fashionpreneur

Misi Sosial menjadi DNA Perusahaan

Kegiatan program sosial OMDC Dental Clinic ke sekolah

Di samping visinya ingin mendirikan 5 klinik gigi di wilayah Jabodetabek serta mendirikan Rumah Sakit Gigi dan Mulut dalam waktu 5 tahun ke depan, drg. Oktri dan Toto turut mendesain klinik gigi mereka dengan nilai-nilai sosial yang dituangkan melalui berbagai kegiatan sosial. Dari awal, OMDC Dental Clinic menggagas program sosial untuk kesehatan gigi yaitu OMDC Goes to School, OMDC Goes to Office, OMDC Goes to Village, OMDC Street Day, Yatim Peduli, dan Kamis Peduli.

“Kenapa OMDC menjadikan misi sosial sebagai DNA perusahaan? Ini karena berawal dari keprihatinan saya terhadap masih banyak masyarakat, meski di Jakarta pun ketika mereka sakit gigi, mereka tidak datang ke dokter gigi, tetapi malah memilih datang ke tukang gigi yang sebenarnya itu bukan kompetensinya. Akhirnya di klinik kami banyak yang datang mengeluh sakit gigi akibat pergi ke tukang gigi. Setelah saya cari tahu kenapa mereka datang ke tukang gigi, ternyata salah satunya karena harga berobat ke dokter gigi yang cukup mahal. Makanya, kita punya misi sosial dengan harga terjangkau bahkan kalau konsultasi pun kita di sini gratis. Ini sudah berjalan dari awal berdirinya OMDC hingga kini,” jelas Oktri. 

OMDC Dental Clinic
OMDC goes to village bersama warga Semper Barat, Jakarta Utara

Konsisten mengusung misi sosial tersebut, Oktri berharap masyarakat akan teredukasi mengenai pentingnya memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter tanpa menunggu harus sakit terlebih dulu. Tolak ukur keberhasilan dari program sosial ini yaitu ketika sudah banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi melakukan kunjungan ke dokter gigi secara mandiri dan berkala. Kini, secara keseluruhan OMDC Dental Clinic melayani sekitar 5.000 pasien setiap bulannya.

“Alhamdulillah untuk segala pencapaian OMDC sampai sejauh ini. We build this business from zero. Dari awal berdiri hingga nanti, kami ingin dilihat sebagai klinik gigi yang tetap mengusung misi sosial. Bagi kami itu adalah DNA perusahaan dan harus tetap ada sampai ke generasi selanjutnya. Mungkin tahun ini, visi kami akan terpenuhi dengan membangun 5 dental clinic dan kami akan memiliki visi yang baru. Tetapi, sejauh apapun visi kami DNA-nya harus tetap sama yaitu bagaimana tetap mengusung misi sosial dalam aktivitas kami,” tutup Toto. 

Beri komentar Anda tentang artikel ini