Komunitas Ini Kumpulkan Pegiat Startup di Bidang Wisata

Komunitas Ini Kumpulkan Pegiat Startup di Bidang Wisata
Anindito Wiryawan, Partneship Officer PASTI (kanan)

Pegiat Startup Tourism Indonesia (PASTI) merupakan komunitas yang didirikan sejak Juli 2018. Bermula dari obrolan ringan dalam diskusi Indonesian Startup Founder yang berbicara tentang pariwisata.

Para pegiat startup yang hadir dalam acara tersebut, ternyata memiliki kepedulian yang sama untuk membesarkan pasar startup di bidang wisata. Kesamaan misi inilah yang membuat asosiasi ini terbentuk.

Saat ini, PASTI memiliki sekitar 40 anggota yang terdiri dari para pendiri startup di bidang wisata. Menurut Anindito Wiryawan, Partnership Officer PASTI menyatakan tujuan dari adanya asosiasi ini, yaitu ingin menjadi wadah berbagi ilmu dan kesempatan bisnis antar startup.

“Kami tak hanya ingin menjadi wadah berbagi ilmu dan peluang bisnis, namun kami juga ingin membantu pegiat wisata yang konvensional bisa menuju ke bisnis digital. Itu yang menjadi output kami,” kata Dito.

Komunitas Ini Kumpulkan Pegiat Startup di Bidang Wisata
Wisata Gunung Merapi Yogyakarta

Baca Juga: Founder Passpod Ungkap Kenapa Banyak Startup yang Gulung Tikar

Sejak berdiri, komunitas ini mengadakan kegiatan rutin berupa diskusi antar pegiat startup mengenai perkembangan digital dan Online Travel Agency (OTA), hingga talkshow yang melibatkan masyarakat luas.

“Kami sedang merancang talkshow agar bisa menjadi workshop. Kemudian ini bisa menjadi ajang para pendiri startup pariwisata untuk memperbarui model bisnisnya sesuai dengan perkembangan bisnis wisata di Indonesia,” tambahnya.

PASTI Ingin Kembangkan Potensi Wisata Lokal Lewat Digital

PASTI memiliki beberapa misi untuk mendukung pertumbuhan pariwisata di Indonesia melalui teknologi, yaitu menjadi penggerak percepatan pembangunan pariwisata di Indonesia, wadah transformasi pariwisata konvensional menjadi pariwisata digital, meningkatkan potensi ekonomi daerah melalui pariwisata, dan membantu penguatan branding Indonesia sebagai destinasi kelas dunia.

“Harapan kami sangat besar bahwa industri pariwisata di Indonesia masih bisa maju di tengah gempuran bisnis OTA. Kami ingin melakukan sesuatu untuk pariwisata Indonesia terutama destinasi lokal,” kata Dito.

Rencana PASTI untuk mengembangkan potensi wisata lokal dimulai dengan menginternalisasi penggunaan digital kepada pegiat pariwisata lokal.

Dengan masuknya teknologi, pegiat wisata lokal bisa memaksimalkan strategi digital marketing untuk mengenalkan destinasi lokal tersebut kepada khalayak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here